Sabtu, 23 Oktober 2021 / 16 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Tanpa Lepas Sepatu dan Serang Masjid, FUI Kecam LDII

Bagikan:

Hidayatullah.com—Kasus penyerangan pengajian mahasiswa di masjid kampus Universitas Ibnu Khaldun (UIKA), Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (15/06/2013) berbuntut panjang.  Beberapa saat pasca kejadian, Forum Umat Islam Bogor langsung mengeluarkan pernyataan sikap atas tindakan anarkisme jamaah LDII hari Sabtu terebut.

“Mengutuk keras sikap arogansi ormas LDII yang menteror panitia pelaksana kegiatan kajian ilmiah dan membuat insiden huru-hara, dalam acara seminar yang diadakan oleh mahasiswa UIKA,” demikian pernyataan yang ditandatangani Ketua FUI Bogor Iyus Khaerunnas.

Selain itu, FUI juga mengutuk keras prilaku anarkis sekelompok masa LDII atas penghentian acara secara paksa, penyerangan, pemukulan terhadap panitia dan pengrusakan mimbar masjid yang ada di dalam masjid.

“Mengutuk keras terhadap prilaku massa LDII yang melakukan pelecehan terhadap masjid sebagai rumah ibadah umat, dengan memasukinya tanpa membuka sepatu disaat mengikuti seminar, karena menganggap masjid di kampus UIKA tersebut adalah salah satu masjid najis milik orang kafir yang di luar kelompoknya,” demikian pernyataan tersebut.

FUI juga meminta aparat kepolisan agar menyeret anggota jamaah LDII pelaku anarkisme dan provokator oknum LDII yang menggerakkan massanya untuk melakukan pengancaman, teror, pelecehan dan perusakan rumah ibadah, serta penyerangan dan pemukulan terhadap panitia kegiatan.

Selanjutnya, FUI juga  meminta kepada MUI Pusat segera mengkaji dan menerbitkan fatwa baru tentang penyimpangan akidah  LDII yang menghalalkan perbuatan anarkis terhadap umat Islam yang bukan anggota ormas LDII.

FUI juga  meminta kepada kejaksaan agung RI untuk membekukan ormas ini  karena LDII adalah baju baru Islam Jamaah  yang pernah dinyatakan sesat oleh MUI  sejak tahun 1971.
Surat pernyataan ini juga ditandatangani Wilyudin Wardhani (Sekretaris) dan penasehat FUI Bogor Prof Dr KH Didin Hafidhuddin dan KH Khaerul Yunus.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Habib Rizieq: Tergantung Perawatnya, Pancasila Harus Dirawat Umat Islam

Habib Rizieq: Tergantung Perawatnya, Pancasila Harus Dirawat Umat Islam

DPR RI Komisi IV

Jumlah Halaman Naskah UU Ciptaker Kembali Berubah, Kini Hanya 812 Halaman

MUI Jatim: Mumpung Masih Kecil, Syiah Harus Dilarang

MUI Jatim: Mumpung Masih Kecil, Syiah Harus Dilarang

Hidayatullah Pekan Baru Terbakar

Hidayatullah Pekan Baru Terbakar

Kepastian Hukum dan Keadilan di Indonesia Dinilai Semakin Langka

Kepastian Hukum dan Keadilan di Indonesia Dinilai Semakin Langka

Baca Juga

Berita Lainnya