Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Bashar al-Assad Larang Pemuda Islam Berjama’ah di Masjid

Bagikan:

Hidayatullah.com–Agus Abdullah, anggota Jurnalis Islam Bersatu (JITU) yang belum lama ini melakukan tugas peliputan ke Suriah memberikan kesaksian tentang keotoriteran pemerintah Bashar al-Assad.

“Dalam melanggengkan kekuasaannya Bashar melakukan berbagai upaya,” terang Agus dalam acara Halaqah Jurnalistik JITU, Jum’at (14/06/2013) sore di Jakarta.

Dari investigasi selama dua pekan di Suriah Agus menemukan beberapa fakta yang mengejutkan. Pertama, dalam upaya melanggengkan kekuasannya Bashar melakukan intervensi kurikulum pendidikan.

“Sejak awal kurikulum pendidikan diarahkan dan dirancang agar rakyat Suriah cinta kepada Bashar,” jelas Agus.

Selanjutnya, dibawah kepemimpinan Bashar, rakyat Suriah, khususnya pemuda dilarang untuk shalat berjama’ah di masjid-masjid.

“Shalat berjama’ah di masjid hanya diperbolehkan untuk para orangtua saja,” katanya.

Langkah ini dilakukan Bashar untuk meredam atau menumpulkan semangat perjuangan Islam pada generasi muda di Suriah. Karena, kata Agus, Bashar meyakini pemuda-pemuda yang memilki semangat perjuangan Islam dapat mengancam eksistensi kekuasaannya.

“Jika ada pemuda yang shalat subuh berjama’ah di Masjid paling tidak dua kali dalam sepekan maka langsung diawasi bahkan dicap fundamentalis dan dipenjara,” katanya lagi.

Maka, ketika konflik Suriah tengah berlangsung dan beberapa daerah dikuasai kelompok mujahidin, masjid-masjid di sana ‘mendadak’ ramai oleh pemuda-pemuda. “Ini seperti angin segar.”

Soal media massa, Bashar juga sangat tegas. “Media massa di sana dikuasai oleh rezim Bashar,” demikian Agus.*

Rep: Ibnu Syafaat
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

YLKI: Kewibawaan Fatwa Haram Rokok Mesti Dijaga

YLKI: Kewibawaan Fatwa Haram Rokok Mesti Dijaga

Data NIK Tersalahgunakan terkait Registrasi, DPR Minta Tanggung Jawab Pemerintah

Data NIK Tersalahgunakan terkait Registrasi, DPR Minta Tanggung Jawab Pemerintah

Peneliti LIPI: IAEA Tidak Independen

Peneliti LIPI: IAEA Tidak Independen

Deklarasi Alumni UI untuk Paslon 01 dinilai ‘Bualan Politik’

Deklarasi Alumni UI untuk Paslon 01 dinilai ‘Bualan Politik’

Film “Ahmad Dahlan” Tayang Mulai September

Film “Ahmad Dahlan” Tayang Mulai September

Baca Juga

Berita Lainnya