Ahad, 28 November 2021 / 23 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Ketua BKSAP DPR Sayangkan Larangan Jilbab pada Polwan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Polemik pelarangan jilbab bagi Polisi Wanita (Polwan) di institusi Kepolisian membuat banyak tanggapan dari para tokoh.  Termasuk surahman Hidayat, anggota Komisi X dan Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR,  Dr Surahman Hidayat.

“Bahwa jilbab dan shalat lima waktu hukumnya wajib bagi Muslimah, seharusnya di institusi Kepolisian tidak ada pemisahan kebijakan pada dua kewajiban tersebut,” demikian rilis Surahman yang dikirim ke redaksi hidayatullah.com, Jumat (14/06/2013).

Menurutnya, pelarangan jilbab adalah bentuk pelanggaran UU dan melawan semangat ke Bhineka Tunggal Ika, selain itu melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Karenanya institusi Kepolisian seharusnya memberikan contoh bagaimana memberikan kebebasan beragama yang merupakan hak setiap warga negara Indonesia.

“Saya, berharap institusi Kepolisian tidak phobia terhadap pemakaian jilbab bagi polwan, apalagi dengan alasan anggaran belanja,  karena sesungguhnya  jilbab tidak akan menganggu profesionalisme Kepolisian dalam menjalankan tugasnya, justru dengan memakai jilbab polwan muslimah akan terlihat anggun, dan semakin menunjukan eksistensinya dalam bekerja.

Indonesia adalah negara mayoritas beragama Islam, jangan sampai kita tertinggal dengan beberapa negara Barat dalam memberikan apresiasi kepada polisi wanita Muslimah untuk memakai jilbab dalam menjalankan tugas kesehariannya, “ ujar Surahman.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Baitul Mal Aceh Salurkan Rp 560 juta Bantuan untuk 800 Anak Yatim

Baitul Mal Aceh Salurkan Rp 560 juta Bantuan untuk 800 Anak Yatim

Polemik Penyelenggaran Shalat Idul Fitri Belum Usai, Kiai Cholil: Jangan Sampai Kita Dibikin Stres

Polemik Penyelenggaran Shalat Idul Fitri Belum Usai, Kiai Cholil: Jangan Sampai Kita Dibikin Stres

Adi Sasono: Lawan Ketergantungan Asing dengan Keswadayaan Nasional

Adi Sasono: Lawan Ketergantungan Asing dengan Keswadayaan Nasional

ANNAS Kritisi Kerja Sama Indonesia – Iran

ANNAS Kritisi Kerja Sama Indonesia – Iran

Untuk Entaskan Kemiskinan, Belanja Negara Harus Efisien dan Efektif

Untuk Entaskan Kemiskinan, Belanja Negara Harus Efisien dan Efektif

Baca Juga

Berita Lainnya