Sabtu, 27 November 2021 / 22 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

KontraS: Banyak Informasi Dugaan Tak Profesional Polisi di Poso

Bagikan:

Hidayatullah.com–Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mendapati banyak informasi bahwa dugaan tindakan tidak profesional kerap dilakukan oleh Polisi di Poso.

Demikian salah satu bunyi pernyataan KontraS yang ditandatangani Koordinator Badan Pekerja KontraS, Haris Azhar.

“Khusus di Poso, pada Desember 2012, Polisi melakukan kekerasan, penembakan dan penyiksaan terhadap sejumlah orang yang diduga teroris,” demikian rilis KontraS yang diterima redaksi hidayatullah.com, Rabu (12/06/2013).

“Kami khawatir tindakan Polisi ini hanya menumbuh kembangkan ketegangan di Poso paska konflik beberapa tahun lalu,” demikian tulis KontraS.

Sebaliknya, KontraS menilai, pihak Kepolisian gagal dalam membangun kepercayaan warga di Poso untuk terlibat secara aktif dalam proses perang melawan terorisme. Kekecewaan warga yang diapresiasikan dengan membuat portal di jalan merupakan hal yang sering terjadi di Poso setelah proses menindakan di lakukan oleh Polisi.

Dalam catatan KontraS, sejak Medio 2012 hingga saat ini sudah terdapat berbagai tindakan terorisme, penangkapan, dan berbagai kekerasan antara pihak teroris dan Polisi.

Hal ini menunjukan bahwa Poso semakin menjadi daerah kekerasan terorisme dan operasi counter terorisme-nya.

“Kami mendukung operasi penegakan hukum atas tindak terorisme, akan tetapi kami meminta agar operasi tersebut memperhatikan keselamatan jiwa warga sipil dan harus dilakukan dengan prosedur yang tepat. Juga penting adalah memahami psikologis warga Poso sebagai masyarakat paska Konflik.”

Untuk itu KontraS medesak pihak Kepolisian bertindak lebih profesional dengan mengajak segala elemen di wilayah Poso dalam perang melawan terorisme. Penting juga bagi pihak Kepolisian mengkedepankan akutanbilitasnya dalam menjamin pelaksanaan operasi penindakan yang mengutamakan penerapan prinsip-prinsip HAM.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Jelang Muktamar, Amien Rais Belum Bersikap

Jelang Muktamar, Amien Rais Belum Bersikap

Risma marah

Mensos Risma Marah Lagi, Ketua MUI: Hindari Ngomelin Orang di Tempat Umum

PKI Masih Memperkokoh Pengkaderan Melalui Yayasan dan LSM

PKI Masih Memperkokoh Pengkaderan Melalui Yayasan dan LSM

Menolak LGBT Dianggap ‘Intoleran’, Sama Halnya Menuduh Al-Qur’an ‘Intoleran’

Menolak LGBT Dianggap ‘Intoleran’, Sama Halnya Menuduh Al-Qur’an ‘Intoleran’

Anggota DPR: Pemblokiran Situs Islam di Masa Kini Lebih Buruk dari Orde Baru

Anggota DPR: Pemblokiran Situs Islam di Masa Kini Lebih Buruk dari Orde Baru

Baca Juga

Berita Lainnya