Kamis, 18 Februari 2021 / 6 Rajab 1442 H

Nasional

Film “Sang Kiai” Dinilai Bisa Buat Orang Sadar Kontribusi NU

Bagikan:

Hidayatullah.com—Film berjudul “Sang Kiai” yang film berkisah tentang pendiri Nahdhatul Ulama (NU), KH Hasyim Asy’ari tidak sekedar bisa menghibur, namun dinilai memberi gambaran perjuangan pendiri NU tersebut, terutama dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Filmnya bagus. Membuat orang bisa paham tentang kontribusi NU dan pesantren bagi bangsa khususnya dalam kemerdekaan,” kata Katib Aam PBNU KH Malik Madani, dikutip NU Online usai menonton tayangan perdana film “Sang Kiai”, di bioskop 21 Ambarukmo Plaza, Yogyakarta, Kamis (30/05/2013) malam.

Malik berpesan kepada generasi muda, khususnya generasi muda NU, agar dapat mengambil pelajaran dari film tersebut. Sehingga dapat memupuk semangat agama dan nasionalisme. Ini adalah pesan yang terkandung dalam sebuah dialog antara Mbah Hasyim dengan putranya, Mbah Wahid Hasyim dalam film “Sang Kiai” tersebut.

“Karena dua hal itu, agama dan nasionalisme merupakan hal yang perlu dikembangkan,” tandasnya.

Senada dengan kesan yang dilontarkan Katib Aam, Su’ud dari PCNU Yogyakarta mengatakan, film “Sang Kiai” memang bagus. Banyak yang dapat ditarik sebagai pelajaran, lanjutnya, seperti ketika Mbah Hasyim dihadapkan dengan posisi yang sulit.

Beliau dituntut untuk mengambil keputusan rumit ketika menghadapi penjajah. “Tidak hanya maslahah bagi NU, tapi juga Indonesia. Sungguh jasa yang luar biasa,” ungkapnya.

Seperti diketahui, film “Sang Kiai” yang menceritakan sikap dan kehidupan pendiri organisasi massa Islam terbesar Nahdlatul Ulama (NU) dan pondok pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur ini  melibatkan 500 figuran.

Film kolosal perdana produksi RAPI Film ini disutradarai oleh Rako Prijanto. Selain KH. Hasyim Asy’ari diperankan oleh Ikranegara, pemeran lainnya yakni Christine Hakim, Agus Kuncoro, Adipati Dolken, Meriza Febriani dan Dimas Aditya.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pemerintah Dinilai Harusnya Makin Bijak Hadapi Kritikan dan Aspirasi

Pemerintah Dinilai Harusnya Makin Bijak Hadapi Kritikan dan Aspirasi

Klaim Paling Pancasila Dinilai Timbulkan Saling Curiga Sesama Anak Bangsa

Klaim Paling Pancasila Dinilai Timbulkan Saling Curiga Sesama Anak Bangsa

Pakar Fiqih: Pembongkaran Kuburan Karena Perbedaan Politik Haram

Pakar Fiqih: Pembongkaran Kuburan Karena Perbedaan Politik Haram

Aceng Zakariya Terpilih sebagai Ketua Umum PERSIS 2015-2020

Aceng Zakariya Terpilih sebagai Ketua Umum PERSIS 2015-2020

Pasaman Barat Sumbar Larang Perayaan Valentine’s Day

Pasaman Barat Sumbar Larang Perayaan Valentine’s Day

Baca Juga

Berita Lainnya