Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

HTI Jabar Klaim akan Kirim 75 ribu Peserta Muktamar

Bagikan:

Hidayatullah.com—Puncak acara Muktamar Khilafah (MK) yang digagas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) akan dipusatkan di Gelora Bung Karno Jakarta,pada tanggal 2 Juni 2013 yang  diklaim akan dihadiri sekira 100 ribu peserta. Sebelumnya MK  sendiri telah digelar di 31 kota di seluruh Indonesia.

“Untuk MK di Jakarta nanti dari Jabar sendiri ada sekira 75 ribu peserta dengan 1.000 armada bus,” jelas Humas HTI Jabar, Luthfi Afandi saat menggelar konferensi pers di Bandung, Kamis (30/05/2013).

Luthfi menambahkan meski kapasitas GBK hanya untuk 100 ribu orang namun diperkirakan jumlah peserta MK yang datang akan lebih banyak lagi. Hal itu ditandai hingga hari kemarin, meski tiket telah terjual habis namun masih  banyak peserta yang ingin membeli. Untuk itu pihaknya tengah berkoodinasi dengan pantia untuk mencari solusi agar sebisa mungkin ada kuota tambahan.

“Acara ini terbuka untuk umum,ini juga suatu bukti bahwa semakin banyak umat Islam yang sadar akan pentingnya penegakan syariah lewat khilafah. Salah satu bentuk kesadaran itu mereka tunjukan dengan pengorbanan yakni dengan membayar tiket, bahkan dari kalangan non muslim juga ada yang membeli tiket,” akunya.

Ia juga menjelaskan untuk acara MK yang mengambil tema “Perubahan Besar Dunia Menuju Khilafah“ di GBK nantinya akan diisi dengan beberapa agenda meliputi testimoni, aksi teatrikal, orasi dan pidato politik.

Pihaknya mengaku telah mengundang elemen masyarakat,pimpinan ormas Islam,pejabat pemerintah dan TNI dan Polri.

Luthfi mengaku untuk acara siang hari di GBK akan bersifat seremonial yang diikuti masyarakat umum. Sedangkan untuk acara dialog dan diskusi akan diselenggarakan di Hotel Sahid pada malam harinya. Dalam acara tersebut pihak HTI juga mengaku telah mengundang  tokoh dan pimpinan ormas Islam serta berbagai elemen masyarakat dengan peserta dialog yang terbatas.

“Setelah siang harinya kita melihat aspirasi dan bergeloranya keinginan umat yang menginginkan adanya perubahan, malamnya kita lanjutkan dengan dialog dan diskusi dengan pimpinan Ormas Islam. Kita harapkan dari diskusi dan dialog tersebut akan terjadi kesamaan aksi dan cara pandang tentang penegakan syaraiah,” tambahnya.

Pihak panitia sendiri mengaku telah mendapatkan ijin dari Polri sehingga acara MK tersebut dapat dipastikan akan berjalan terbit dan aman. Panitia juga mengaku  selain akan dihadiri umat Islam dalam negeri juga akan dihadiri perwakilan umat Islam dari beberapa negara Eropa,Asia,Australia dan Afrika.* 

Rep: Ngadiman Djojonegoro
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

[Breaking News] Relawan FPI dikabarkan Terjebak Longsor di Sulteng

[Breaking News] Relawan FPI dikabarkan Terjebak Longsor di Sulteng

DPR: Normal Baru Tak Signifikan Bantu Perekonomian yang Merosot

DPR: Normal Baru Tak Signifikan Bantu Perekonomian yang Merosot

Pemda DKI akan Denda Penyumbang Pengemis

Pemda DKI akan Denda Penyumbang Pengemis

Kasus Penipuan Mencatut FPI, Pelaku Dipolisikan

Kasus Penipuan Mencatut FPI, Pelaku Dipolisikan

Gerindra: Faktor X Halangi HRS Pulang, Pemerintah yang Bisa Selesaikan

Gerindra: Faktor X Halangi HRS Pulang, Pemerintah yang Bisa Selesaikan

Baca Juga

Berita Lainnya