Sabtu, 13 Februari 2021 / 30 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Kemkominfo: Media TV belum Optimal Edukasi Publik

Bagikan:

Hidayatullah.com–Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Freddy H Tulung mengatakan media TV Indonesia belum optimal dalam menjalankan fungsinya sebagai edukasi publik, walaupun perusahaan menggunakan siarannya di ruang publik.

“Berdasarkan UU, fungsi media massa yakni sebagai informasi, kontrol sosial hiburan dan edukasi dan melihat faktanya, porsi konten media TV lebih kuat menjalankan fungsi hiburan dan informasi, TV berita lebih kuat menjalankan fungsi informasi dan kontrol sosial, tapi fungsi edukasinya masih belum optimal,” kata Freddy di sela-sela acara pembukaan Asia Media Summit ke-10 di Manado, Rabu (29/05/2013) dikuti Antara.

Berdasarkan hasil survei, lanjut alumnus FISIP UI itu, tayangan TV tertinggi umumnya merupakan tayangan yang kontennya kekerasan, seks dan mistik.

Hasil survei juga menunjukan bahwa sebagian besar penonton TV adalah anak-anak. Umumnya mereka berusia 3 tahun – 15 tahun.

Sementara itu, Balita dan remaja yang usianya 3 tahun – 15 tahun rata-rata menonton TV itu antara 4 hingga 4,5 jam per hari. Mereka melihat TV pada saat yang bagus (premier time) yang isinya umumnya mengenai kekerasan, seks dan mistik.

“Anak-anak kita sekarang ini sering nonton tayangan infotainment yang banyak memberitakan kasus kawin cerai artis dan selebritis. Ini merupakan tayangan yang kurang baik bagi generasi muda karena nantinya menganggap kawin cerai adalah soal biasa,” kata Dirjen yang asalnya dari Sulawesi Utara.

Oleh karena itu, Ditjen IKP bekerja sama dengan dewan pers dan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) melakukan kerjasama melakukan media literasi yakni edukasi kepada masyarakat dan penonton untuk melakukan pemilihan terhadap TV dan tayangannya yang cocok bagi generasi muda.

Sebelumnya, Dirjen Freddy di Kampus Universitas Sam Ratulangi juga melakukan kampanye agar kampus di kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara menjadi garda terdepan dalam produksi tayangan berkualitas dan memberikan inspirasi serta berisi kearifan budaya lokal.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Bawaslu Temukan Dua WNA Masuk DPT Tulungagung

Bawaslu Temukan Dua WNA Masuk DPT Tulungagung

KH Ali Musthofa Ya’qub: Ceramah Ulama Syi’ah Di Istiqlal Bisa Bahayakan Umat dan NKRI

KH Ali Musthofa Ya’qub: Ceramah Ulama Syi’ah Di Istiqlal Bisa Bahayakan Umat dan NKRI

Masih Ada Satu Juta Orang Antri jadi Calon Jemaah Haji

Masih Ada Satu Juta Orang Antri jadi Calon Jemaah Haji

Baznas: Zakat Dapat Jadi Pilar Terbangunnya Martabat Umat

Baznas: Zakat Dapat Jadi Pilar Terbangunnya Martabat Umat

Palu Berangsur Pulih

Palu Berangsur Pulih

Baca Juga

Berita Lainnya