Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

26 Tokoh Umat Sesalkan Penolak Penghargaan ACF pada SBY

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sebanyak 26 tokoh umat Islam Indonesia dari berbagai organisasi mengapresiasi Appeal of Conscience Foundation (ACF) yang akan memberikan penghargaan World Statesman Award kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait kerukunan dan toleransi kehidupan beragama di tanah air. Sebaliknya, mereka menyesalkan adanya kelompok kecil yang menolak rencana pemberian penghargaan tersebut, karena mengabaikan fakta yang secara nyata menunjukkan kehidupan beragama yang harmonis di Indonesia.

“Penghargaan World Statesman Award itu pada dasarnya merupakan penghargaan kepada ummat beragama dan bangsa Indonesia yang telah secara terus-menerus membangun dan mengembangkan kerukunan di Indonesia,” bunyi salah satu butir pernyataan yang ditandatangani 26 tokoh umat Islam Indonesia, sebagaimana dikutip laman Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Senin (27/05/2013).

Sebelumnya, hari Jumat (24/05/2013), tokoh-tokoh umat Islam yang menandatangani pernyataan mendukung SBY. Mereka  antara lain: Ridho Baridwa (Al Irsyad), H. Taufiq Rahman AZ (PP. Persis), Dr. Suryani Thohir (Attahiriyah), Nuruzzaman (Al Ittihadiyah), M. Imran Hanafi (PP Muhammadiyah), Ahmadi Toha (PUI), H. Yusnar Yusuf, Ph.D (Al Wasliyah), Tgk. H.M. Faisal Amin (DPP Perti), Tuty Alawiyah (BKMT, Assyafiiyah), Amidhan (MUI), Dr. Abdurrahman (Persis), A. Sadeli Karim (Mathlaul Anwar), Rahardjo Tjakaraningrat (DPP SI), M. Iqbal Sulam (PBNU), dan M. Al Khatthah (Sekjen FUI).

Sesalkan Opini

Dalam pernyataan tersebut ke-26 tokoh umat Islam menyebutkan, umat Islam Indonesia sejak awal pendirian Republik Indonesia memiliki komitmen dan menerapkan sikap toleransi kepada umat dan pemeluk agama lain untuk bersama-sama membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang agamis, rukun dan damai dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Karena itu, mereka menyesalkan adanya kelompok kecil yang menolak rencana pemberian penghargaan World Statesman Award dari ACF kepada Presiden SBY yang didasarkan pada kasus-kasus tertentu yang terjadi di Indonesia, yang tidak menggambarkan kondisi riil kehidupan beragama di Indonesia secara komprehensif, dan mengabaikan fakta yang secara nyata menunjukkan kehidupan beragama yang harmonis di Indonesia.

“Menyesalkan adanya sekelompok kecil orang yang membangun opini bahwa umat Islam sebagai mayoritas menghambat pembangunan rumah ibadah lain,” bunyi salah satu butir pernyataan itu sembari dilengkapi data bahwa perkembangan rumah ibadat umat Islam hanya sebesar 64,22 persen, rumah ibadat Katholik sebesar 153 persen, rumah ibadat umat Hindu sebesar 368,9 persen, dan rumah ibadat umah Budha sebesar 475,25 persen.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Hasyim Muzadi: Ketidakadilan Global Terhadap Negara Muslim Berkepanjangan

Hasyim Muzadi: Ketidakadilan Global Terhadap Negara Muslim Berkepanjangan

Kunjungi Indonesia, John Kerry mampir ke Masjid Istiqlal

Kunjungi Indonesia, John Kerry mampir ke Masjid Istiqlal

Pengacara RI Akan Gugat Israel

Pengacara RI Akan Gugat Israel

ICMI dan GBN Jabar Gelar Diskusi Politik dan Kebangkitan Umat Islam

ICMI dan GBN Jabar Gelar Diskusi Politik dan Kebangkitan Umat Islam

Remaja Masjid Jogokariyan Ditahan Polisi, diduga Tak Bersalah di Aksi Damai

Remaja Masjid Jogokariyan Ditahan Polisi, diduga Tak Bersalah di Aksi Damai

Baca Juga

Berita Lainnya