Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Gatget Pemberian Ortu Bisa Jadi Pintu Pornografi

Bagikan:

Hidayatullah.com—Salah besar jika ada orangtua merasa aman anaknya dengan teknologi informasi di zaman sekarang. Sebab, faktanya saat ini anak-anak menjadi tarjet industri pornografi.

“Bapak – ibu jangan merasa aman  dengan anaknya sekarang, karena anak-anak sekarang menjadi target dari industri pornografi,” ujar Elly Risman, psikolog dari Yayasan Kita dan Buah hati Jakarta dalam acara seminar parenting bertema “Tantangan Mendidik Anak di Era Digital” yang diselenggarakan SD Integal Luqman Al Hakim Surabaya Selasa (14/05/2013) kemarin.
 
Menurut Elly,  gadget (teknologi informasi canggih) yang banyak diberikan orangtua pada  anak-anaknya, bisa menjadi pintu masuk informasi pornografi.

Ia menyebut maraknya  kasus pelecehan seksual dan pemerkosaan, yang merupakan gambaran nyata bahwa industri pornografi telah mengalir deras dalam ranah kehidupan.  
Menurut ibu dari tiga anak ini, para pelaku sering kali mengaku bahwa mereka terdorong melakukan hal keji seperti itu karena melihat pornografi.

Karena itu, wanita yang menjabat sebagai Direktur Pendidikan Pesantren Subulussalam, Aceh Singkil ini memaparkan bahwa sebanarnya anak-anak sekarang tidak benar-benar aman karena terpapar pornografi secara sistematis dalam kehidupan sehari-haru.

Cara dan modusnya pun dinilai berbeda. Kasus banyaknya anak yang hamil di luar nikah, menjadi pelacur remaja, dan banyaknya anak remaja yang menderita Infeksi Menular Seksual (IMS) membuktikan bahwa konten pornografi telah merasuki jiwa anak-anak dan merusak moral mereka.

“Konten pornografi dan rusaknya anak akibat seks, biasanya didapatkan anak  lewat SMS, BBM, Facebook. Bahkan banyak juga yang justru dipaksa pacar untuk melakukan hubungan, dijual teman dan tetangga,” ungkap, wanita yang menyelesaikan S1 Psikologi di Universitas Indonesia (UI) ini.

Menurutnya industri pornografi menginginkan tiga hal pada anak-anak. Pertama, membuat perpustakaan pornografi di otak anak. Kedua, merusak otak anak secara permanen. Ketiga, membuat anak menjadi pecandu pornografi seumur hidup.

Acara yang diselenggarakan di Gedung Convetion Hall, Jalan Arif Rahman Hakim Surabaya dihadiri tidak kurang sekitar 300 ratus orang wali murid.

“Kegiatan ini  diharapkan bisa memberkan pemahaman dan kemampuan untuk mendidik anak di era digital ini, “ ujar Himawan selaku Ketua Panitia kepada hidayatullah.com.

Menurutnya dengan hadirnya Elly Risman semoga bisa memberikan  pandangan baru tentang polah asuh anak di zaman teknologi dan informasi saat ini. Juga merespon munculnya berbagai macam kasus akibat ketelodoran para orangtua memanjakan anak dengan gadget.*/Samsul Bahri

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Anak Mega Terlibat Tender Bandara

Anak Mega Terlibat Tender Bandara

Harga Beras Naik, Anggota DPR Sebut Impor Untuk Stabilisasi

Harga Beras Naik, Anggota DPR Sebut Impor Untuk Stabilisasi

PWNU Jateng: NU Tidak Kenal Tradisi Pembekuan

PWNU Jateng: NU Tidak Kenal Tradisi Pembekuan

Ormas GARDAH Jabar Tangkap Tangan Dugaan Aksi “Pemurtadan”

Ormas GARDAH Jabar Tangkap Tangan Dugaan Aksi “Pemurtadan”

Sayangkan PDI, MUI Minta Jubir Partai tak Provokatif

Sayangkan PDI, MUI Minta Jubir Partai tak Provokatif

Baca Juga

Berita Lainnya