Ahad, 28 Maret 2021 / 14 Sya'ban 1442 H

Nasional

ICMI Jawa Timur Gulirkan Program Gerakan Makan Halal

Bagikan:

Hidayatullah.com–Ikatan Cendikiawan Muslim (ICMI) Jawa Timur menggulingkan program Gerakan Makanan Halal (GMH). Kegiatan GMH nantinya berorienatasi pada dua hal yaitu, edukasi dan advokasi.

“Masyarakat kita masih awam terhadap makanan halal, lihat saja ketika berbelanja di supermarket kadang mereka abai, tanpa melihat label halal barang pun langsung dimasukan dalam keranjang belanja, ” ujar Haqi Mahkota Fuadi, Penanggung Jawab GMH ICMI Jatim, ketika ditemui hidayatullah.com di kantor ICMI Jawa Timur (30/04/2013).

Menurut Haqi, edukasi akan dilakukan untuk menggugah kesadaran masyarakat dalam memilih makanan yang halal dan mengadvokasi produsen khususnya usaha mikro agar menyediakan makanan halal untuk konsumen.

Dengan momen gerakan GMH ini, pakar gizi dari Dinas Kesehatan Surabaya ini mengajak masayakat yang hendak membeli suatu barang harus dilakukan dengan berhati-hati, khususnya melihat label halalnya , kemudian memperhatikan komposisi kandungan gizinya.

“Jika konsumen sudah berhat-hati dalam memilih makan halal, maka produsen juga harus berhati-hati dalam memilih bahan baku pembuatan makanannya.”

Oleh karena itu pelaku usahapun harus diberi pelatihan agar cerdas memilih bahan baku makanan yang halal.

GMH nantinya juga akan bersinergi dengan MUI, LPPOM, dan lembaga-lembaga pemerhati makanan halal yang sudah ada.*/Samsul Bahri

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Hasil Rakernas MUI Harus Berdampak Besar

Hasil Rakernas MUI Harus Berdampak Besar

FP-UMSB Gandeng Kelantan, Sumbar Bisa Wujudkan Wisata Bersyariah

FP-UMSB Gandeng Kelantan, Sumbar Bisa Wujudkan Wisata Bersyariah

Pelaku Koruptor Pengadaan al-Qur’an Harusnya Dihukum Ta’zir

Pelaku Koruptor Pengadaan al-Qur’an Harusnya Dihukum Ta’zir

Wapres: Peran MUI Menjaga Agama-Umat dari Penodaan dan Aqidah Menyimpang

Wapres: Peran MUI Menjaga Agama-Umat dari Penodaan dan Aqidah Menyimpang

Terkait Cadar, PP Muhammadiyah: Tak Bisa Disebut Radikal berdasarkan Busana

Terkait Cadar, PP Muhammadiyah: Tak Bisa Disebut Radikal berdasarkan Busana

Baca Juga

Berita Lainnya