Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

PCIM Rusia, Sumbang Alat Tulis Pelajar Sumba

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah(PCIM) Rusia menyumbang sejumlah dana yang langsung dibelikan alat tulis untuk pelajar di Kabupaten Sumba, NTT. Sumbangan yang diperoleh dari peserta sayembara internasional penulisan artikel bertema “Potret Indonesia 2014”.

Hasil sumbangan itu diwujudkan dalam bentuk alat tulis mengingat perlengkapan belajar anak-anak sekolah di sana sungguh memprihatinkan.

“Pengurus PCIM Rusia yang jauh dari tanah air rasanya sulit membayangkan ketika anak-anak SD menulis di sebuah buku tulis yang sudah penuh dengan sebatang pensil seukuran jari kelingking,” ujar Nurul Wirda dikutip laman Muhammadiyah.

Menurut Agus Widayoko, Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang menjadi relawan masyarakat, menceritakan luapan kebahagiaan anak-anak sekolah saat menerima alat tulis baru itu.

“Saya mewakili tim relawan dan para guru serta anak-anak sekolah di Kabupaten Sumba, NTT mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta sayembara PCIM Rusia. Sumbangan ini sungguh nyata manfaatnya bagi anak sekolah di sini,” tambahnya.

Sementara Indra Kurniawan mengajak kepada seluruh elemen bangsa untuk terus peduli terhadap kondisi tanah air dan sekitarnya.

“Meski belum mampu membantu kebutuhan yang ada seluruhnya, namun sekecil apapun yang bisa kita lakukan maka lakukanlah” tegas Koordinator sayembara penulisan artikel PCIM Rusia ini.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Panglima TNI Dinilai Wajib Penuhi Hak Konstitusional TNI Perempuan Berjilbab

Panglima TNI Dinilai Wajib Penuhi Hak Konstitusional TNI Perempuan Berjilbab

HRS: 2019 Kalahkan Petahana Seperti Pilkada DKI

HRS: 2019 Kalahkan Petahana Seperti Pilkada DKI

ASKES: Qishash Pemabuk Pembunuh Ustadz

ASKES: Qishash Pemabuk Pembunuh Ustadz

FPG: 30 Juta Fakir Miskin Berpotensi Tak Dapat Jaminan Kesehatan

FPG: 30 Juta Fakir Miskin Berpotensi Tak Dapat Jaminan Kesehatan

Dakwah Harus Bersinergi, Bukan Menonjolkan Golongan

Dakwah Harus Bersinergi, Bukan Menonjolkan Golongan

Baca Juga

Berita Lainnya