Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

ACT: Penegak Hukum Tak Perlu Tendensius terhadap Lembaga Kemanusiaan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin menegaskan bahwa lembaga kemanusiaan tidak perlu takut dengan Undang-undang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme. Menurut Ahyudin, keberadaan terorisme tidak bisa dikaitkan dengan gerakan-gerakan penggalangan dana kemanusiaan.

Ia menilai, ACT turun di semua medan konflik mulai dari Palestina, Suriah, Rohingya, Somalia hingga Afghanistan untuk membantu korban perang bukan untuk membantu terorisme.Dan ACT tidak berurusan dengan ideologi.

“Di semua tempat konflik itu terjadi dengan ragam latar belakang, tapi dampak kemanusiaannya sama, kami mengurusi kemanusiaan bukan terorisme,” tandasnya dalam konferensi pers di kantor ACT terkait isu terakhir di Rohingya dan Suriah.

Ahyudin mengaku memang sering ada kekhawatiran isu pendanaan terorisme bisa menjebak lembaga-lembaga kemanusiaan yang peduli pada masalah konflik yang sensitif seperti Palestina dan Suriah.

Namun begitu, ia berharap penegakan hukum bisa jujur dan tidak melibatkan rekayasa yang tendensius terhadap lembaga kemanusiaan seperti ACT dan lainnya.

“Kami tidak mau terlalu memberikan dugaan yang negatif, kita lihat saja nanti,” jelasnya.

Sampai hari ini Ahyudin menilai bantuan kemanusiaan ACT untuk daerah-daerah konflik masih terus berjalan. Adapun tujuan bantuan itu untuk membantu para korban konflik.

“Kami ini relawan kemanusiaan,” tambahnya*

Rep: Thufail Al Ghifari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Mahasiswa HTI Tolak Kampanye Kondom

Mahasiswa HTI Tolak Kampanye Kondom

Kisah Si Kecil Penjual Kopi: Jika Aku Pergi Siapa Yang Berjuang Untuk Palestina?

Kisah Si Kecil Penjual Kopi: Jika Aku Pergi Siapa Yang Berjuang Untuk Palestina?

Fadhlan Garamathan: Ada 3 Tahap Islam Masuk Ke Papua

Fadhlan Garamathan: Ada 3 Tahap Islam Masuk Ke Papua

Umat Islam Diimbau “Bangun Tidur”

Umat Islam Diimbau “Bangun Tidur”

Program Kesetaraan Gender Dituding Sebabkan Perceraian  Meningkat

Program Kesetaraan Gender Dituding Sebabkan Perceraian Meningkat

Baca Juga

Berita Lainnya