Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kemenkes Perlu Bersepakat dengan MUI soal Kemampuan Berhaji

Bagikan:

Kemenkes Perlu Bersepakat dengan MUI soal Kemampuan Berhaji
di Madinah terdapat 84 orang jemaah haji yang menjalani cuci darah sehingga terpaksa dirujuk ke rumah sakit milik Pemerintah Kerajaan Arab Saudi

Jangan sampai terjadi, bersikeras berangkat tanpa kondisi kesehatan prima malah membuat sakit itu bertambah berat setibanya di Tanah Suci. Akibatnya, ibadah pun terganggu dan tidak bisa dilaksanakan secara maksimal

Hidayatullah.com–Kementerian Kesehatan perlu duduk dan berbicara dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ihwal kesehatan para calon jemaah haji. Kedua lembaga itu harus bersepakat tentang makna “istitho’ah” alias kemampuan dalam menjalankan ibadah haji. Sebab, haji bukan semata urusan kemampuan finansial tapi juga kesehatan.

 
“Jangan sampai terjadi, bersikeras berangkat tanpa kondisi kesehatan prima malah membuat sakit itu bertambah berat setibanya di Tanah Suci. Akibatnya, ibadah pun terganggu dan tidak bisa dilaksanakan secara maksimal,” ujar  anggota Komisi VIII dari FPKS Ledia Hanifa Amaliah, Selasa, (05/03/2013), dikutip JurnalParlemen.
 
Menurut Ledia, niat orang untuk beribadah memang tak boleh dihalangi, tetapi memastikan setiap orang bisa beribadah secara maksimal salah satunya dengan kesehatan yang prima jelas juga penting.

Berkaca dari pelaksanaan haji tahun lalu, kata Ledia, banyak calon haji yang sakit di Tanah Suci. Sebagian di antaranya bahkan menderita sakit berat seperti kanker, jantung, tumor, dan diabetes. Bahkan di Madinah terdapat 84 orang jemaah haji yang menjalani cuci darah sehingga terpaksa dirujuk ke rumah sakit milik Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Guna mengantisipasi kejadian serupa, Ledia mengingatkan Kementerian Kesehatan untuk mendorong Puskesmas agar lebih proaktif melayani calon jemaah haji.
“Puskesmas sebagai ujung tombak penyelenggaraan kesehatan haji jangan hanya jadi petugas pemeriksa. Harus juga aktif memberikan penyuluhan tentang menjaga kesehatan,” kata anggota Tim Pengawas Penyelenggaraan Haji ini.*

Rep: Sarah Chairunisa
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

MUI: Semoga Penonton Film Buya Hamka Melebihi Film Dilan

MUI: Semoga Penonton Film Buya Hamka Melebihi Film Dilan

MPU Aceh Akan Keluarkan Fatwa Soal Salam Lintas Agama

MPU Aceh Akan Keluarkan Fatwa Soal Salam Lintas Agama

Anies Mengaku akan Larang Prostitusi di Jakarta

Anies Mengaku akan Larang Prostitusi di Jakarta

Pemred dan Wartawan Tempo Dianiaya Preman di Kantor Polisi

Pemred dan Wartawan Tempo Dianiaya Preman di Kantor Polisi

MUI Dukung Penuh Aksi Pembebasan Baitul Maqdis

MUI Dukung Penuh Aksi Pembebasan Baitul Maqdis

Baca Juga

Berita Lainnya