Kamis, 9 Desember 2021 / 5 Jumadil Awwal 1443 H

Nasional

KH Said Aqil Minta Hakim Membenahi Diri

said aqil tentang kepres minuman keras
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj/Antara.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj meminta hakim membenahi diri sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas lembaga peradilan. Hakim yang setiap hari bergumul dalam pencarian keadilan seyogyanya memiliki tiga aspek dasar yang baik, yakni insting, moral, dan nurani.

“Pemimpin dan pengambil keputusan yang sudah mendayagunakan aspek-aspek tersebut akan menjadi penegak hukum yang bermartabat, memiliki moral dan integritas, sehingga setiap keputusannya membawa maslahat bagi masyarakat dan negara,” katanya.

Tiga aspek dasar itu harus senantiasa dibenahi dan diasah agar tetap tajam dan bisa digunakan dengan baik. Hakim yang memiliki insting bagus, maka secara instingtif mampu mengetahui hal yang baik dan buruk. Namun, itu belum menjamin moralnya otomatis menjadi baik.

“Mungkin selama ini `bashirah` atau instingnya sudah baik, tapi karena tertutupi oleh hawa nafsu, maka `dlamir` atau moralnya dikorbankan. Jadi dua-duanya harus dibenahi,” katanya, dilansir Antara, baru-baru ini.

Jika insting dan moral pada diri seorang hakim sudah baik, kata Said Aqil, maka akan menghasilkan nurani yang memiliki daya deteksi sangat tajam dan peka.

“Nurani itu akan memberikan keputusan yang sangat jujur dan tidak pernah bohong. Sekecil apapun kesalahan dan kebenaran akan dilihat dan dirasakan, sehingga keputusan yang diberikan menjadi apa adanya,” katanya.

Menurut Said Aqil, lebih lengkap lagi jika seorang hakim memiliki “asraar” atau kemampuan menembus misteri dan “lathifah” atau kelembutan.

Dengan memiliki “asraar”, kata Said Aqil, seorang hakim mampu melihat implikasi dari keputusan yang diambilnya.

Sementara dengan “lathifah” yang merupakan perangkat lunak yang bisa mengakses pemikiran dan kesadaran orang, seorang hakim akan mampu menyadarkan dan menggerakkan masyarakat agar mengarah pada jalan yang benar.

“Apabila seseorang telah memfungsikan hatinya secara sempurna maka ia akan menjadi seorang yang arif dan bijaksana dalam memimpin, dan dalam menetapkan dan mengambil keputusan,” kata Said Aqil.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Ungkap Penipuan Berkedok “Perumahan Syariah”

Polda Metro Jaya Ungkap Penipuan Berkedok “Perumahan Syariah”

Bom pasangan suami istri

Selesai Gelar Perkara Terhadap 3 Polisi yang Diduga Bunuh Laskar FPI, Polri Janjikan Hal Ini

Siapa Pemenang Pilpres? Aa Gym: Tenang, Sabar, Tunggu Keputusan yang Adil

Siapa Pemenang Pilpres? Aa Gym: Tenang, Sabar, Tunggu Keputusan yang Adil

vaksin-covid-19-gaza

Soal Layanan Vaksinasi Berbayar di Kimia Farma, DPR Minta Pemerintah Beri Penjelasan

Hidayatullah Minta Aparat Segera Menindak Penistaan Gubernur DKI

Hidayatullah Minta Aparat Segera Menindak Penistaan Gubernur DKI

Baca Juga

Berita Lainnya