Selasa, 30 Maret 2021 / 17 Sya'ban 1442 H

Nasional

Para Perempuan Berjilbab Menembus Banjir dan Salurkan Bantuan

tidak perlu saling menyalahkan, mari bekerjasama
Bagikan:

Hidayatullah.com—Beberapa wanita berjilbab ikut sibuk menembus banjir yang menerjang kota Bekasi. Dengan membawa bantuan untuk 500 keluarga di Keluarahan Aren Jaya, Bekasi yang sedang membutuhkan bantuan.  Mereka adalah  para Muslimah yang tergabung dalam “Gerakan Dakta Peduli”.

“Ada sekitar 500 keluarga yang kami temukan butuh bantuan terutama makanan di daerah Aren Jaya,” demikian jelas Syifa Faradila, salah satu relawan  “Gerakan Dakta Peduli” (GDP) saat ditemui hidayatullah.com, Kamis (17/01/2013) kemarin.

Menurut Syifa, mereka menyebarkan bantuan untuk keluarga  di kelurahan itu yang kondisikan memprihatinkan. Posisi mereka yang ada di pedalaman Bekasi masih butuh perhatian. Sementara bantuan saat ini masih terfokus di daerah kota.

Walau digerakkan oleh kaum wanita, tim GDP terlihat tetap semangat menerobos kedalaman banjir yang tingginya hingga selutut mereka. Padahal, medan menuju Aren Jaya cukup sulit karena akses jalan utama putus diterjang banjir. Mereka juga bergerilya dengan berjalan kaki menuju lokasi banjir.

“Saat ini selain makanan mereka sangat butuh air bersih untuk minum sehari-hari,” jelas Nana, salah satu rekan Syifa yang ikut turun kelapangan.

Dakta sendiri selain menyalurkan nasi bungkus untuk 500 keluarga juga menyalurkan air mineral satu liter bagi tiap keluarga. Rencananya GDP akan menyalurkan bantuan ke daerah-daerah Bekasi yang sulit terjangkau. Hal ini karena untuk korban banjir di daerah kota sudah banyak terdapat posko.

GDP juga mengajak berbagai elemen masyarakat segera memberi bantuan kepada mereka yang kini butuh pertolongan akibat banjir. Selain itu ia juga meminta berbagai pihak tidak saling menyalahkan atas musibah ini.

“Ini adalah musibah tidak perlu saling menyalahkan, kami juga bekerja sama dengan Pemkot Bekasi untuk turun membantu warga,” tegas Syifa lagi.*

Rep: Thufail Al Ghifari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Sekjen: PBNU Tak Permasalahkan Cara Keberagamaan HTI

Sekjen: PBNU Tak Permasalahkan Cara Keberagamaan HTI

Tambang Emas Di Pulau Buru jangan Sampai Seperti Freeport

Tambang Emas Di Pulau Buru jangan Sampai Seperti Freeport

PKS Minta PLN Gratiskan Listrik Rumah Ibadah Selama Darurat Corona

PKS Minta PLN Gratiskan Listrik Rumah Ibadah Selama Darurat Corona

Habib Rizieq: Kita Injak Semut, Semutpun Sekarang Digiring Polisi untuk Melaporkan

Habib Rizieq: Kita Injak Semut, Semutpun Sekarang Digiring Polisi untuk Melaporkan

Investasi Industri Miras

Genam Minta KY Periksa Hakim yang Menangkan Pemilik Miras di Papua

Baca Juga

Berita Lainnya