Rabu, 17 Februari 2021 / 5 Rajab 1442 H

Nasional

MUI Protes Peluncuran Komik Nabi

Bagikan:

Hidayatullah.com–Ketua MUI Sumbar, Buya Syamsul Bahri Khatib, memprotes peluncuran komik Nabi Muhammad SAW, yang menurut rencana dilakukan Rabu (2/1/2013). Buya mengatakan, ini benar-benar penghinaan bagi Nabi dan juga umat Islam di seluruh dunia. Penerbit koran mingguan Prancis harus bertanggung jawab.

“Sungguh sangat keji pembuat  komik Nabi Muhammad SAW. Belum puas dengan muat ulang kartun, sekarang dengan komik. Ini satu penghinaan besar,” kata Buya Syamsul Bahri, Selasa (1/1/2013).

Komik itu diterbitkan oleh  Stephane Charbonnier, sekaligus ilustratornya. Komik itu bercerita tentang kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Alasan diterbitkan komik tersebut sebagai dorongan mimbar bebas berbicara di dunia serta bacaan yang bersifat pendidikan. Komik itu menceritakan tentang biografi Nabi, diedit oleh seorang muslim. Demikian seperti  dilansir  telegraph.co.uk dari AFP.

Selanjutnya, Ketua MUI Sumbar menyampaikan, secara pribadi sepakat jika yang diceritakan mengenai sejarah Nabi Muhammad SAW, tetapi harus objektif. Akan tetapi ia tidak menyetujui jika berbentuk gambar.

“Sejarah Nabi secara objektif bisa dibuat, tapi jika berbentuk gambar sangat menghinakan Nabi, karena Nabi insan kamil (sempurna), bukan boneka dan manusia perseorangan,” ucapnya, dalam berita Padang Today.

Buya Syamsul Bahri Khatib menambahkan, ini hinaan bagi umat Islam dan bisa berdampak buruk bagi umat Islam di Indonesia secara khusus, dunia pada umumnya. Pemerintah, perwakilan umat Islam, dan masyarakat harus bersama-sama melindungi citra Nabi Muhammad SAW. Diharapkan pemerintah Indonesia dapat mengambil sikap mengenai hal ini,” katanya.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

[Update] Korban Gempa-Tsunami 1.649 Orang Meninggal

[Update] Korban Gempa-Tsunami 1.649 Orang Meninggal

ITJ Buka Sekolah Pemikiran Islam

ITJ Buka Sekolah Pemikiran Islam

Pemuda Muhammadiyah: Pemerintah Belum Serius Merespons Bencana Asap

Pemuda Muhammadiyah: Pemerintah Belum Serius Merespons Bencana Asap

UU ITE Dinilai Rawan Jadi Alat Kriminalisasi Kebebasan Berpendapat

UU ITE Dinilai Rawan Jadi Alat Kriminalisasi Kebebasan Berpendapat

IJABI: Bertanyalah kepada Ulama Syiah

IJABI: Bertanyalah kepada Ulama Syiah

Baca Juga

Berita Lainnya