Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Indonesia jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Fatwa tahun 2014

Bagikan:

Hidayatullah.com–Konferensi Internasional tentang Fatwa tidak hanya menghasilkan rekomendasi tapi juga menghasilkan keputusan mengenai negara mana yang akan menjadi tuan rumah Konferensi untuk dua tahun yang akan datang. Mengenai hal ini, Indonesia masih terpilih kembali menjadi tuan rumah Konferensi Internasional Fatwa pada tahun 2014.

“Kita bersyukur bahwa pemerintah Indonesia mendapatkan sejumlah kepercayaan, Indonesia ditunjuk lagi sebagai tempat untuk mengorganisasikan konferensi internasional fatwa,” ungkapnya Rabu (26/12/2012).

Tidak hanya mendapat kepercayaan tersebut, Indonesia menjadi pusat lembaga fatwa untuk Asia Tenggara.

“Kita juga mendapat kepercayaan untuk mendirikan forum atau lembaga fatwa untuk Asia, Fiqh Council untuk Asia Tenggara yang berpusat di Jakarta”, ujarnya.

Menurut Menag, dengan diadakan dua tahun sekali, lanjutnya, seluruh perkembangan ilmu pengetahuan dapat dimonitor, termasuk masalah teknologi dan kedokteran.

“Perkembangan-perkembangan yang terjadi itu pastilah membutuhkan hukum, karena tidak seluruh hukum Islam yang ada itu dapat memenuhi kebutuhan hukum pada perubahan zaman, nah oleh karenanya tiap ada perkembangan-perkembangan dari sisi ilmu pengetahuan, teknologi dan kedokteran kemudian perkembangan masyarakat itu sendiri maka kebutuhan hukum itu diperlukan, melandasi perilaku umat Islam di dalam perubahan zaman tadi,” jelasnya.

Di sela-sela jumpa pers tersebut, Suryadharma juga mengungkapkan kembali bahwa media Islam (www.islamicnewsmedia.org) yang di launching hari Senin (24/12/2012), berfungsi untuk memberikan informasi yang benar tentang Islam.

“Media itu kemarin sudah kita luncurkan dan fungsi dari media itu adalah dalam rangka memberikan informasi yang benar tentang Islam, “ ungkapnya.

Karena selama ini negara-negara Islam dan umat Islam merasa berita yang selama ini beredar tentang Islam tidak berimbang.

“Jadi kalau selama ini banyak pandangan-pandangan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam maka media ini bisa menjadi media pengimbang dari informasi-informasi yang tidak pada tempatnya itu,” ujarnya.

Selain itu, acara ini ditutup dengan pembacaan sebelas rekomendasi yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majma’ Fikih Islam (MFI), Sholeh Zabin al-Marzouqi.*

Rep: Sarah Chairunisa
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Kebangkitan ICMI Malang Siap Gelar Muktamar

Kebangkitan ICMI Malang Siap Gelar Muktamar

M Siddik Terpilih Kembali Jadi Wapres Riseap

M Siddik Terpilih Kembali Jadi Wapres Riseap

Idul Adha, Bandara SIM Aceh Besar Setop Operasi Sementara

Idul Adha, Bandara SIM Aceh Besar Setop Operasi Sementara

Wanita Peminum Alkohol Beresiko Alami Kerusakan Otak

Wanita Peminum Alkohol Beresiko Alami Kerusakan Otak

PP Aisyiah: Jangan Halangi Kowan TNI Untuk Berjilbab

PP Aisyiah: Jangan Halangi Kowan TNI Untuk Berjilbab

Baca Juga

Berita Lainnya