Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Nasional

Pakar Parenting Nabawi Kritik Media yang Menakuti Orangtua

Bagikan:

Hidayatullah.com— Informasi dari media tentang perilaku anak saat menginjak dewasa biasanya akan membekas dalam hati para orangtua yang ujungnya melahirkan kesedihan dan ketakutan tentang anak mereka. Akibatnya, banyak orangtua kebingungan dalam mendidik anak mereka.

“Kadang kita sebelum mendidik anak sudah ditakut-takuti duluan oleh media padahal jika kita sudah mendidik dengan benar tidak perlu khawatir,”  demikian disampaikan Ust. Budi Ashari Lc, penggagas Parenting Nabawiyah dalam “Seminar Parenting Nabawiyah tentang Persiapan Masa Baligh” Selasa (25/12/2012) di aula Arifin Panigoro Universitas Al Azhar Indonesia Kebayoran, Jakarta.

Seminar yang berlangsung atas kerjasama dengan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Karisma ini juga membahas cara pandang yang salah tentang remaja, generasi terbaik pada zaman Rasulullah Shallahu ‘alaihi Wassalam dan kenakalan remaja serta cara mengatasinya.

Dalam pemaparannya, Budi mengungkap sejumlah fakta kebingungan yang dihadapi orangtua saat menemukan data yang diungkap oleh media tentang kenakalan remaja, contohnya seperti kasus Narkoba.

“Berita sebuah media pada tahun 2011 menyebutkan data mengenai jumlah pengguna narkoba yang mencapai 60 juta atau 25 persen dari penduduk Indonesia, namun data dari BNN menyebutkan jumlah pengguna narkoba mencapai 3,8 juta, ini berdasarkan penelitian BNN dengan UI pada tahun 2011, atau 2,2 persen dari penduduk Indonesia, menurut BNN kebanyakan pengguna narkoba adalah anak-anak muda yang sudah bekerja dan mencoba narkoba saat usia 16 sampai 18 tahun,” papar Budi.

Kesimpulan dari data tersebut, kata Budi, ada perbedaan dalam mengungkap sejumlah fakta dan data mengenai narkoba. Data yang disuguhkan di hadapan orangtua memperburuk tentang ulah kenakalan remaja zaman sekarang. Dasar dari penyuguhan fakta adalah agar berhati-hati, tetapi sayangnya ini selalu menjadi intro menakut-nakuti yang membekas dalam hati para orangtua.

Dampaknnya, banyak kesedihan dan ketakutan para orangtua tentang anak mereka khususnya yang mulai menginjak dewasa. Tak urung,  masalah ini berdampak negatif bagi orangtua dan sikap mereka terhadap anak-anaknya.

“Kadang kita sebelum mendidik anak sudah ditakut-takuti duluan oleh media padahal jika kita sudah mendidik dengan benar tidak perlu khawatir”, ujarnya.

Sekitar 350 peserta memadati acara ini, termasuk beberapa ibu yang membawa serta anak-anaknya.*

Rep: Sarah Chairunisa
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Kemenag Jabar: Selama 2015 Ada 39 Kasus Aliran Sesat di Jawa Barat

Kemenag Jabar: Selama 2015 Ada 39 Kasus Aliran Sesat di Jawa Barat

Penghujung Ramadhan, Syabab Hidayatullah Serukan Doa untuk Persatuan Umat

Penghujung Ramadhan, Syabab Hidayatullah Serukan Doa untuk Persatuan Umat

KPAI Sayangkan Masifnya Penjualan Coklat Bonus Kondom

KPAI Sayangkan Masifnya Penjualan Coklat Bonus Kondom

Kongres Kebangkitan Ekonomi Indonesia (KKEI) Berlangsung di Solo

Kongres Kebangkitan Ekonomi Indonesia (KKEI) Berlangsung di Solo

fahira idris

Akun Fahira Idris: Nomor HP Saya Dihack

Baca Juga

Berita Lainnya