Jum'at, 9 Juli 2021 / 29 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

M-HTI: Ada Hidden Agenda jika Pemerintah Sahkan RUU KKG

Bagikan:

Hidayatullah.com–Rancangan Undang-Undang Keadilan dan Kesetaraan Gender (RUU KKG) yang hingga kini masih digodok oleh pemerintah masih tetap menyisakan kontroversi. Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia  (M-HTI) tetap menolak sepenuhnya RUU ini.

“Sebagaimana sudah teman-teman ketahui bahwa Hizbut Tahrir dan Muslimah Hizbut Tahrir sudah menyampaikan pandangan menolak penuh RUU KKG,” tegas Iffah Ainur Rochmah Juru Bicara Muslimah HTI saat jumpa pers Konferensi Internasional Perempuan di Hotel Grand Sahid Jakarta, Sabtu siang (22/12/2012) lalu.

Iffah mengugkapkan dirinya bersama teman-teman Muslimah Hizbut Tahrir sudah menyampaikan kritik mulai dari asas hingga akar RUU KKG.

“Kita sampaikan kritik mulai dari asas yang melandasi RUU KKG hingga ke akarnya yang sangat liberal tidak melandaskan keyakinan mayoritas umat muslim Indonesia kemudian pada rincian-rincian pasal yang dirancang banyak sekali hal-hal yang akan membawa perempuan Indonesia, keluarga Indonesia pada pelanggaran terhadap syariat Islam. Kami ikuti proses ini dengan cara mengkonsolidasikan pemikiran kami kepada anggota parlemen kemudian juga kami sampaikan pada ormas-ormas Islam ttg pandangan ini,” jelasnya.

Kemudian mengenai sebagian ormas Islam yang menyetujui RUU ini, Iffah mengaku belum mendalami apa yang menjadi akibat apabila RUU ini disahkan.

Selain itu, ia juga mengungkapkan jika RUU ini sampai disahkan, ini berarti pemerintah tidak menunjukkan keberpihakannya pada rakyat dan ada agenda tersembunyi yang disembunyikan oleh pemerintah.

“Kalau sampai goal menjadi undang-undang tentu akan kita akan sampaikan ke masyarakat bahwa ini adalah bukti pemerintah sama sekali tidak menunjukkan keberpihakannya pada rakyat karena hampir semua ormas dan rakyat menolak RUU ini tapi jika pemerintah tetap menggoal-kan (mensahkan) berarti ada hidden agenda (agenda tersembunyi, red.),” tegasnya.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Orasi di “Aksi 212 Jilid II”, Habib Rizieq: Setop Kriminalisasi Ulama!

Orasi di “Aksi 212 Jilid II”, Habib Rizieq: Setop Kriminalisasi Ulama!

Ahok Dikasih Jabatan Bos BUMN Atas Rekomendasi Jokowi?

Ahok Dikasih Jabatan Bos BUMN Atas Rekomendasi Jokowi?

Liga Arab Hentikan Delegasi Libya

Liga Arab Hentikan Delegasi Libya

MUI Ajak Tunda Ijtima Asia, Pemkab Gowa Siap Fasilitasi Pemulangan Peserta

MUI Ajak Tunda Ijtima Asia, Pemkab Gowa Siap Fasilitasi Pemulangan Peserta

RPP Jaminan Produk Halal Hampir Selesai

RPP Jaminan Produk Halal Hampir Selesai

Baca Juga

Berita Lainnya