Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

MUI Larang Muslim Ucapkan Selamat Natal, Gus Sholah Justru Bolehkan

Gus Sholah (Foto Viva News)
Bagikan:

Hidayatullah.com—Tokoh Nahdhatul Ulama (NU) Ir. Salahudin Wahid (Gus Solah) mengatakan, umat Islam sah-sah saja mengucapkan Natal kepada umat Kristiani. Pasalnya, tidak ada dasar yang melarang Muslim mengucapkan natal.

“Mengucapkan Natal adalah bentuk ungkapan saling menghormati antarpemeluk agama,” kata Gus Sholah kepada Kompas.com, Jakarta, Kamis (20/12/2012) kemarin.

Gus Sholah menambahkan, para ulama yang melarang umat Islam mengucapkan selamat Natal perlu mencari alasan tepat. Kendati demikian, Gus Sholah tidak menyalahkan para ulama itu. Menurutnya, ulama memiliki dasar pendapat sendiri. Gus Sholah hanya meminta agar para ulama memikirkan dampak sosial dari ucapannya. Pasalnya, ucapan mereka berdampak luas.

“Aspek sosial tidak pernah melarang Muslim mengucapkan Natal. Saya sendiri juga mengucapkan Natal,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma’aruf Amin melarang umat Islam mengucapkan Natal kepada Kristiani. Umat Islam, kata Amin, lebih baik menghindari mengucapkan Natal. “Sebaiknya tidak usah ajalah (mengucapkan Natal). Tahun baru saja. Mengucapkan Natal itu masih menjadi perdebatan,” kata Amin di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (19/12/2012).

Selain itu, Amin juga mengimbau Muslim untuk tidak menghadiri perayaan Natal. Sebab, tindakan tersebut diharamkan oleh MUI atas dasar fatwanya.

“Ada fatwa MUI supaya tidak boleh ikut acara ritual Natal. Karena itu ibadah, haram mengikuti ritualnya,” terang Amin.

Meskipun melarang, Amin mengimbau seluruh umat Islam untuk menjaga kerukunan umat beragama. Hal itu, terangnya, dilakukan saat Kristiani merayakan Natal.

“Kalau untuk perayaan ini (Natal), tentu kita harus menjaga kerukunan dan toleransi,” pungkasnya.

MUI telah mengeluarkan fatwa semenjak tahun 1981 di masa Ketua Umum MUI Prof. Dr. Buya Hamka. Fatwa MUI yang ditandatangani Ketua Komisi Fatwa K.H. Syukri Ghazali dan Sekretaris H. Masudi kala itu isinya menyatakan haram bagi umat Muslim untuk mengikuti perayaan dan kegiatan Natal.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Amin Djamaluddin akan Bersaksi di Pengadilan Adam Amrullah

Amin Djamaluddin akan Bersaksi di Pengadilan Adam Amrullah

Pengesahan RUU PUB Berpotensi Penafsiran Bebas Teks Syariah

Pengesahan RUU PUB Berpotensi Penafsiran Bebas Teks Syariah

Komnas HAM Temukan Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM Temukan Pelanggaran HAM Berat

PBNU: Berpotensi Memecah Belah Keutuhan Bangsa,  Legislasi RUU HIP Harus Dihentikan

PBNU: Berpotensi Memecah Belah Keutuhan Bangsa, Legislasi RUU HIP Harus Dihentikan

Lihat Rekam Jejak Calon Pemimpin, Masyarakat harus Cerdas

Lihat Rekam Jejak Calon Pemimpin, Masyarakat harus Cerdas

Baca Juga

Berita Lainnya