Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Al-Quran dari Abad Kedelapan Diterbitkan Via Internet

Quran kuno ini termasuk dari ribuan manuskrip keagamaan yang diterbitkan Universitas Cambridge
Bagikan:

Hidayatullah.com–Universitas Cambridge, Inggris, menerbitkan dokumen keagamaan itu melalui perpustakaan digital. Versi digital manuskrip kuno keagamaan, termasuk Sepuluh Perintah Tuhan dan Quran dari abad kedelapan untuk pertama kalinya diterbitkan.

Tujuan penerbitan manuskrip ini adalah agar 25.000 dokumen dan foto dokumen keagamaan ini dapat dilihat publik melalui internet, demikian dikutip BBC.

Sebagian besar manuskrip yang diterbitkan termasuk dokumen penting dari Yudaisme, Kristen, Islam, Buddha dan Hindu.

Manuskrip lain termasuk dokumen penting dalam bidang politik, budaya, dan sejarah.

Dr James Aitken, dosen kajian Injil di Universitas Cambridge mengatakan dokumen yang diterbitkan itu sangat penting artinya.

“Hal penting tentang manuskrip-manuskrip ini – bilapun tidak ada yang bisa membacanya- adalah dokumen ini menggambarkan apa yang dilakukan orang pada zaman dulu,” kata Aitken kepada BBC.

“Sebagian dilengkapi dengan gambar dan sebagian berupa surat dan dokumen yang ditulis rakyat biasa. Jadi dokumen ini menggambarkan apa yang terjadi dalam kehidupan di masa lalu,” tambahnya.

Dokumen yang disebut koleksi Kairo Genizah menggambarkan kehidupan sehari-hari komunitas Yahudi di Mesir dalam jangka waktu seribu tahun terakhir.

Perpustakaan digital – dengan alamat Klik cudl.lib.cam.ac.uk- ini juga mulai menerbitkan versi koleksi Islam dan Sansekerta.

Koleksi manuskrip Islam termasuk lembaran ayat-ayat Quran dari abad ke-8 yang masih dapat diselamatkan.

Koleksi terbaru di perpustakaan digital ini merupakan tambahan dari penerbitan manuskrip dan catatan Isaac Newton tahun lalu.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Berharap Ramadhan jadi Momentum Muslim Baca Qur’an

Berharap Ramadhan jadi Momentum Muslim Baca Qur’an

KH Cholil: Ulama Bersepakat Tak Ada yang Larang Cadar

KH Cholil: Ulama Bersepakat Tak Ada yang Larang Cadar

Putra KH Maimoen Zubair Berterima Kasih kepada Habib Rizieq

Putra KH Maimoen Zubair Berterima Kasih kepada Habib Rizieq

Pembawa ‘Bendera Tauhid’ Bebas atas Jaminan Ustad Arifin Ilham, Tak Kapok Bela Ulama

Pembawa ‘Bendera Tauhid’ Bebas atas Jaminan Ustad Arifin Ilham, Tak Kapok Bela Ulama

Siti Aisyah Bebas dari Hukuman Mati di Malaysia, Ini Penjelasan Pemerintah

Siti Aisyah Bebas dari Hukuman Mati di Malaysia, Ini Penjelasan Pemerintah

Baca Juga

Berita Lainnya