Ahad, 11 Juli 2021 / 31 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

MUI Pusat Sulit Keluarkan Fatwa Syiah Sesat karena Ada Penyusupan

KH. Cholil Ridwan: "Kader-kader Syiah ini sudah dimasukkan ke MUI sejak lama"
Bagikan:

Hidayatullah.com—KH Kholil Ridwan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menjelaskan bahwa telah terjadi penyusupan Syiah dalam tubuh MUI Pusat. Hal inilah penyebab mengapa MUI Pusat sampai hari ini kesulitan mengeluarkan fatwa tentang kesesatan Syiah.

“Kader-kader Syiah ini sudah dimasukkan ke MUI sejak lama untuk mengpengaruhi kebijakan MUI,” jelas Kholil dalam kegiatan Forum Indonesia Peduli Suriah di kantor DDII Jakarta Selasa, (11/12/2012) kemarin.

Kiai Kholil juga menjelaskan bahwa dirinya dan Ketua Umum MUI Pusat, KH Ma’ruf Amin sangat menentang Syiah. Namun proses pengeluaran fatwa sesatnya Syiah hingga kini dinilai masih sulit.

Apalagi, dalam usahanya,  kader-kader Syiah mengkampanyekan bahwa Syiah adalah salah satu mazhab Islam.

“Padahal itu salah dan harus diluruskan,” tegasnya.

Karenanya Kholil berharap umat, media Islam dan para ulama tidak setengah-setengah dalam menyelamatkan akidah umat. Lebih jauh ia meminta umat Islam bisa lebih antisipatif dalam masalah ini di masa depan.

“Harusnya kita juga mempersiapkan kader-kader untuk masuk ke MUI di masa yang akan datang,” tegasnya lagi.

Menurut Kholil, sosialisasi bahwa Sunni-Syiah itu  memiliki akidah berbeda dengan Islam harus digalakkan.

“Jangan menyerah, teruskan perjuangan bongkar semua kesesatan Syiah,” tambahnya.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Semua Pihak Didesak Upayakan Papua Kondusif

Semua Pihak Didesak Upayakan Papua Kondusif

Sebelum Pengumuman Akhir, KPU Diminta Selesaikan Semua Masalah Pilkada

Sebelum Pengumuman Akhir, KPU Diminta Selesaikan Semua Masalah Pilkada

Jaya Suprana Kagum Umat Islam Tempuh Jalur Hukum Sikapi Ahok

Jaya Suprana Kagum Umat Islam Tempuh Jalur Hukum Sikapi Ahok

Sejarawan Kritik Pernyataan “Garis Keras” Mahfud MD

Sejarawan Kritik Pernyataan “Garis Keras” Mahfud MD

Yusuf Mansur Lebih Suka Tidak Masuk ‘200 Muballigh Rekomendasi Kemenag’

Yusuf Mansur Lebih Suka Tidak Masuk ‘200 Muballigh Rekomendasi Kemenag’

Baca Juga

Berita Lainnya