Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

BJ Habibie Tanggapi Santai Cercaan Mantan Menteri Malaysia

BJ Habibie: "Anggap saja sebagai pujian"
Bagikan:

Hidayatullah.com–Presiden RI ketiga, BJ Habibie menanggapi santai tudingan bahwa dirinya penghianat bangsa Indonesia sebagaimana tulisan mantan Menteri Penerangan Malaysia, Zainuddin Maidin. Habibie justru menganggap cercaan dari Zainuddin itu sebagai sebuah pujian pada dirinya.

Habibie menanggapi tudingan Zainuddin itu melalui media sosial Facebook. Kalau ada yang menghina Anda, anggap saja sebagai pujian bahwa dia berjam-jam memikirkan Anda, sedangkan Anda tidak sedetik pun memikirkan dia, tulis Habibie di laman Habibie Center di Facebook.

Habibie juga menyampaikan tanggapannya atas tudingan Zainuddin itu dalam bahasa Inggris. Artinya pun sama dengan tanggapannya dalam Bahasa Indonesia.

“If someone insults you, take it as a compliment that they spend so much time thinking about you, when you don’t even give a second thinking about them, “ tulisnya dikutip JPNN.

Seperti diketahui, Zainuddin menulis sebuah opini di harian Utusan Malaysia. Dalam tulisan yang dirilis kemarin (10/12/2012), Zainuddin menyebut Habibie adalah pengkhianat bangsa karena telah melepas Timor Timur dari Indonesia pada 1999 silam.

Zainuddin menyampaikan hal itu sebagai respon atas pidato akademik Habibie di depan Dewan Pro Canselor Universitas Syah Alam, Selangor pada 6 Desember lalu. Habibie berpidato dalam forum itu atas undangan Anwar Ibrahim yang kini dikenal sebagai tokoh oposisi Malaysia.

Nota Protes

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memastikan akan mengirim nota protes terkait isi tulisan Mantan Menteri Penerangan Malaysia, Zainudin Maidin yang memuat tulisan berjudul, “Persamaan BJ Habibie dengan Anwar Ibrahim” yang dimuat koran Utusan Malaysia itu.

Kepastian itu diutarakan oleh Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung di Sidang Paripurna DPR, Selasa (11/12/2012) kemarin.

“DPR akan mengirimkan surat secara langsung kepada Perdana Menteri Malaysia untuk memberikan teguran, kecaman, dan protes kepada PM Malaysia terkait hal itu,” kata Pramono Anung di hadapan rapat paripurna DPR.

Keputusan itu ditempuh DPR setelah sebelumnya Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional, Teguh Juwarno menginterupsi sidang Paripurna DPR.

“Tadi saya diminta untuk mengirimkan petikan beritanya ke Sekretariat Pimpinan DPR untuk dilampirkan dalam protes langsung kepada PM Malaysia,” kata Teguh.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Bachtiar Nasir: Merdeka Harusnya Menjadi Tuan di Negeri Sendiri

Bachtiar Nasir: Merdeka Harusnya Menjadi Tuan di Negeri Sendiri

Kasus Incest Marak, Ulama Diminta Turun Tangan

Kasus Incest Marak, Ulama Diminta Turun Tangan

Zaitun Rasmin Terpilih Menjadi Ketua Umum Wahdah Islamiyah

Zaitun Rasmin Terpilih Menjadi Ketua Umum Wahdah Islamiyah

Banjir Bandang Masamba, TASK Hidayatullah Evakuasi Korban dan Salurkan Bantuan

Banjir Bandang Masamba, TASK Hidayatullah Evakuasi Korban dan Salurkan Bantuan

Produk Halal Rusia

Produk Halal Meningkat, Lembaga Halal Rusia Jajaki Kerja Sama dengan Indonesia

Baca Juga

Berita Lainnya