Kamis, 18 Februari 2021 / 6 Rajab 1442 H

Nasional

Pemurtadan Merebak, FKOI Pas-Bar Demo Bupati

Massa FKOI berorasi di halaman kantor bupati dan diterima langsung oleh Bupati Baharuddin
Bagikan:

Hidayatullah.com–Ribuan warga  Forum Komunikasi Ormas Islam (FKOI) Kabupaten Pasaman Barat Pas-Bar) Sumbar,  melakukan unjukrasa damai Setelah menyampai orasi “Anti Maksiat dan Pemurtadan” ke kantor Bupati Pas-Bar. Setelah orasi dilanjutkan dengan melakuan pemasangan peringatan ke tempat hiburan, warung minuman keras, pabrik tuak  dan sebuah   gereja di daerah itu, Selasa (20/11/2012) kemarin.

Aksi   massa yang berjumah sekitar 2 000 orang  itu mendapat  pengawalan aparat Polres Pasbar dan Satpol PP, agar tidak terjadi tindakan  anarkis.

Ketua FKOI Pasaman Barat, Achmad Namlis  dalam orasinya menyatakan FKOI  melakukan aksi damai dan langsung mendatangi dengan menempelkan spanduk bertuliskan tutup kafe ini dan hentikan pembangunan gereja yang tidak sesuai dengan prosedur yang ada. Karena  segala aktifitas itu diilai bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2009 tentang pencegahan penyakit masyarakat serta Peraturan Bupati Pasaman Barat Nomor 71 tahun 2012 tentang; Pengaturan, Pengawasan dan Penertiban Usaha kafe, Karaoke dan Biliar serta  SKB no 8 tahun 2006 dan SKB no 9 tahun 2006.

Apa lagi perkembangan terakhir terlihat gejala pemurtadan umat Islam dengan merebaknya hiburan malam, kafe-kafe, perjudian dan minuman keras.   Apalagi, menurutnya saat ini diduga banyak kafe dan tempat hiburan yang tidak memiliki izin resmi dari pemerintah setempat.

Setelah menyampai orasi “Anti Maksiat dan Pemurtadan”, massa  juga  mengutuk kebiadaban zionis Isreal terhadap bangsa Palestina, kemudian  massa FKOI  langsung  bergerak melakukan sweeping ke sebuah gereja,  kafe  dan  tempat hiburan yang diduga telah melanggar Perda dan SKB.

Direspon Bupati

Bupati Pasaman Barat, Baharuddin R didampingi Wakil Bupati, Syahrul Dt Marajo memberikan apresiasi yang tinggi karena disampikan dengan damai,  santun dan tertib.

“Terhadap tuntutan FKOI, saya akan menindaklanjuti selama 7 hari. Saya perintahkan kepada sekretaris kabupaten agar membuat surat peringatan kepada semua badan dan organisasi terkait agar menghentikan pembangunan  yang diduga menyalahi prosedur,” tegas Bupati dalam orasinya ketika menyambut kedatangan massa FKOI Pas-Bar di halaman kantor Bupati.

Bupati Pas-Bar  juga  melihat aksi  massa tersebut  murni untuk menyampaikan  aspirasi dan tuntutan umat Islam  yang disampaikan dengan cara damai,  sehingga  perlu didengarkan.*

Rep: D. Nurja
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Muhaimin Iskandar: ”Syukur-Syukur Batik Ikut Terkenal Karena Lady Gaga

Muhaimin Iskandar: ”Syukur-Syukur Batik Ikut Terkenal Karena Lady Gaga

Tetap Beroperasi Saat Ramadhan, Dua Klub Malam di Jakarta Ditutup

Tetap Beroperasi Saat Ramadhan, Dua Klub Malam di Jakarta Ditutup

Awasi Pasal Karet Dalam Draft RUU Keadilan dan Kesetaraan Gender

Awasi Pasal Karet Dalam Draft RUU Keadilan dan Kesetaraan Gender

Wali Kota Balikpapan: Menjadi Dai Harus Arif

Wali Kota Balikpapan: Menjadi Dai Harus Arif

Rapimnas PPP Putuskan dukung Prabowo Subianto

Rapimnas PPP Putuskan dukung Prabowo Subianto

Baca Juga

Berita Lainnya