Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Mahfud MD Menilai Presiden SBY Mendapat Masukan Sesat!

"Saya kasihan pada Presiden karena banyak mendapat masukan sesat"
Bagikan:

Hidayatullah.com–Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Moh. Mahfud MD mengatakan ada pihak yang memberikan masukan menyesatkan dalam  pemberian grasi kepada terpidana kasus narkoba, Meirika Franola alias Ola (42).

“Saya kasihan kepada Presiden karena banyak mendapat masukan-masukan yang sesat yang ingin menyenangkan Presiden,” kata Mahfud MD di Jakarta, sebagaimana dikutip Antara.

Dia meyakini ada mafia narkoba di balik pemberian grasi tersebut. Dugaannya terkait mafia tersebut dibuktikan dengan hasil temuan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana pada saat inspeksi mendadak di lembaga permasyarakatan (lapas).

“Ada orang mafia yang terbukti nyata ditemukan oleh Denny. Ini menurut saya berhasil memasukkan usul kepada Presiden untuk memberi grasi,” katanya.

Fakta yang ditemukan Wamenkumham di lapangan menjadi bukti kuat Mahfud bahwa mafia narkoba bermain di lingkungan penjara.

“Ada fakta yang disidak oleh Denny di lapas, sampai yang dihukum banyak sekali termasuk Kepala Lapas Nusa Kambangan. Itu fakta,” jelasnya.

Menurutnya, rekomendasi yang diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sebelum memberi Ola grasi, hanya ulah orang yang ingin mendapat perhatian dan justru menjerumuskan.

Ola diduga menjadi otak penyelundupan sabu seberat 775 gram dari India ke Indonesia, melalui seorang kurir, NA (40), dengan menumpang pesawat.

NA, seorang ibu rumah tangga, ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat, pada 4 Oktober.

Pada Agustus 2000, Ola bersama dua sepupunya, Deni Setia Maharwa alias Rafi Muhammed Majid dan Rani Andriani, divonis hukuman mati.

Mereka terbukti bersalah menyelundupkan 3,5 kg heroin dan 3 kg kokain melalui Bandara Soekarno-Hatta ke London pada 12 Januari 2000.

Ola mendapatkan grasi dari Presiden sehingga hukuman mati yang dijatuhkan kepadanya menjadi hukuman seumur hidup.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

STQ Diharapkan Dorong Masyarakat Pelajari Al Quran

STQ Diharapkan Dorong Masyarakat Pelajari Al Quran

Muhammadiyah dan HTI Idul Adha hari Selasa

Muhammadiyah dan HTI Idul Adha hari Selasa

FPI: Jokowi Bukan Orang Kuat di Istana

FPI: Jokowi Bukan Orang Kuat di Istana

PGI Minta Presiden Obama Cegah Rencana Pembakaran al-Quran

PGI Minta Presiden Obama Cegah Rencana Pembakaran al-Quran

Anggota JAT Bima Mulai Disidangkan Terkait Pelatihan Militer

Anggota JAT Bima Mulai Disidangkan Terkait Pelatihan Militer

Baca Juga

Berita Lainnya