Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Disesalkan, Kondisi di Arab Tidak Dikenalkan pada Jamaah Haji

Ilustrasi/Foto: Okezone
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pengamat haji Indonesia, Muhammad Subarkah menyesalkan penyelenggara haji Indonesia yang hanya memberikan materi manasik haji bagi calon jamaah Haji Indonesia. Mestinya, di samping materi manasik Haji, pihak penyelenggara haji Indonesia juga menyampaikan materi bagi calon haji tentang kultur masyarakat Arab Saudi.

 “Dari dulu hingga sekarang, calon jamaah haji Indonesia hanya diberikan materi manasik Haji. Hal lain yang juga sangat mendukung prosesi haji berupa pengenalan terhadap kultur masyarakat setempat tidak dilakukan,” kata Muhammad Subarkah, dalam acara Dialektika Demokrasi bertema “Evaluasi Haji, Masalah Klasik Yang Selalu Terulang”, di gedung DPR, Senayan, Jakarta Kamis (8/11/2012).

Soal ketersediaan air bersih misalnya, menurut Barkah, semua calon jamaah haji Indonesia yang baru pertama kali naik haji tidak pernah diberi tahu bahwa ketersediaan air bersih selama di Arab Saudi sangat terbatas.

 “Makanya jangan heran kalau calon jamaah haji Indonesia diumpamakan ikan oleh masyarakat Arab Saudi karena dinilai boros dalam menggunakan air bersih. Apa saja aktivitasnya, selalu menggunakan air, sementara ketersediaan air sangat terbatas,” ucapnya, sebagaimana dilansir laman padang-today.

Akhirnya, kata dia, karena tidak pernah dikenalkan dengan peradaban masyarakat Arab Saudi yang minim dalam menggunakan air bersih, maka jamaah Haji Indonesia sendiri menjadi masalah saat berada di  tengah-tengah kultur Arab Saudi.

Demikian juga halnya tentang fenomena banyak calon jamaah haji yang tertipu setelah berada di Arab Saudi, yang  pelakunya rata-rata berasal dari Indonesia.

 “Kalau jamaah haji itu berasal dari Batak, maka pelaku biasanya juga berasal dari Sumatera Utara yang memang fasih berbahasa Batak. Demikian juga jamaah haji asal Madura, pelakunya saya duga juga orang Madura yang fasih berbahasa Madura,” ungkap dia.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Pengungsi Sigi Cari Bantuan Lewat Facebook, Relawan Datang

Pengungsi Sigi Cari Bantuan Lewat Facebook, Relawan Datang

PBNU Desak Pemerintah Tegas pada Inggris Terkait Free West Papua

PBNU Desak Pemerintah Tegas pada Inggris Terkait Free West Papua

Ketua MPR: Tiga Tahun Terakhir Pertumbuhan LGBT Hampir 40 Persen

Ketua MPR: Tiga Tahun Terakhir Pertumbuhan LGBT Hampir 40 Persen

Soal Barus Titik Nol Islam di Nusantara, Ini Penjelasan Sejarawan

Soal Barus Titik Nol Islam di Nusantara, Ini Penjelasan Sejarawan

LBH Street Lawyer Minta Pemerintah Bubarkan Ormas Radikal

LBH Street Lawyer Minta Pemerintah Bubarkan Ormas Radikal

Baca Juga

Berita Lainnya