Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kurangi Konsumsi Nasi untuk Ketahanan Pangan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Masih tingginya angka konsumsi beras di Indonesia dibandingkan negara-negara Asia dan dunia membuat Ir. Mewa Ariani, peneliti sekaligus perwakilan dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Banten merasa sangat prihatin. Padahal Indonesia terkenal dengan negara agraris dan negara dengan potensi pangan.

“Adanya perubahan iklim dan banyaknya konversi lahan, kemudian kita memakan nasi, lalu mau ditanam dimana padi? Untuk menanam padi perlu 5000 ribu liter air,” paparnya saat menjadi salah satu narasumber Talkshow “One Day No Rice” yang diadakan oleh Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat prodi Gizi UI di Aula Terapung Universitas Indonesia, Rabu (24/10/2012) kemarin.

Ia mengungkapkan agar pemerintah membuat program swasembada berkelanjutan, program diversifikasi pangan untuk meningkatkan daya saing nilai ekspor dan meningkatkan kesejahteraan pangan.

Menurutnya, orang Indonesia harus lebih mengurangi konsumsi nasi untuk terciptanya ketahanan pangan. Program “One Day No Rice” sudah dipraktekkan di Kota Depok, untuk mengurangi konsumsi beras dan untuk diversifikasi.

Indonesia, ungkap lulusan Institut Pertanian Bogor ini, belum bisa memproduksi gandum secara massal karena iklimnya berbeda yaitu iklim tropis. Impor gandum, saat ini dua kali lipat dibandingkan pada tahun 2010.

Mindset kita harus kita diubah dan cara makan kita harus kita ubah. Seperti berhentilah sebelum kenyang, makanlah kalau kita lapar. Jangan makan sebelum kita benar-benar lapar,” sarannya.

Rep: Sarah Chairunisa
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Refleksi Isra’ Mi’raj, Sekjen MUI Ingatkan Pentingnya Shalat

Refleksi Isra’ Mi’raj, Sekjen MUI Ingatkan Pentingnya Shalat

Formasi Jabar Desak Acara Pawai Budaya Lintas Agama Dibatalkan

Formasi Jabar Desak Acara Pawai Budaya Lintas Agama Dibatalkan

Survei Median: China Dianggap Ancaman Terbesar Indonesia

Survei Median: China Dianggap Ancaman Terbesar Indonesia

Dr Ugi Suharto: Para Imam Hadits tetap Bermadzhab

Dr Ugi Suharto: Para Imam Hadits tetap Bermadzhab

Komisi IV DPR sebut 90 Persen Karhutla Sengaja Dibakar

Komisi IV DPR sebut 90 Persen Karhutla Sengaja Dibakar

Baca Juga

Berita Lainnya