Senin, 25 Oktober 2021 / 18 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

KPK: Indonesia Sudah Punya UU Hukum Mati Koruptor

Ketua KPK saat menerima Majelis Intelektual Dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Selasa (09/10)
Bagikan:

Hidayatullah.com–Harapan masyarakat Indonesia agar para koruptor bisa dihukum mati sebenarnya sudah ada harapan. Hal ini disampaikan oleh Bambang Widjayanto, salah satu Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Menurutnya saat ini di Indonesia telah ada Undang-undang (UU) yang mengatur hukuman mati untuk koruptor. UU No 31 tahun 1999 sendiri, membahas hukuman mati untuk koruptor dengan kasus khusus. Kasus khusus ini sendiri terkait korupsi dibidang keuangan proyek bencana alam.

“Dana-dana yang khusus untuk kemaslahatan publik lalu dikorupsi itu hukumannya mati. Untuk hal-hal seperti itu sudah diatur dalam undang-undang,” jelas Bambang kepada hidayatullah.com, Selasa (09/10/2012) usai menerima kunjungan Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) yang ikut memberi dukungan moral pada KPK dalam memberantas korupsi di kantor KPK, Jalan Kuningan, Jakarta.

Bambang berharap dengan adanya UU tersebut bisa menjadi batu loncatan agar gagasan untuk menghukum koruptor dengan efek jera serius bisa terus diproses. Hukuman mati bagi koruptor adalah hal yang memungkinkan jika realisasi aspirasi masyarakat berhasil dimasukkan menjadi bagian dari sistem itu sendiri.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Legislator sebut 24,79 Juta Warga Jadi Miskin Turut Dipicu Rokok

Legislator sebut 24,79 Juta Warga Jadi Miskin Turut Dipicu Rokok

Pengelola Balai Soejatmoko Gramedia Solo Janji Batalkan Acara Manji

Pengelola Balai Soejatmoko Gramedia Solo Janji Batalkan Acara Manji

Sosialisasi Kiamat 21 Mei 2011 Menggila

Sosialisasi Kiamat 21 Mei 2011 Menggila

Terkait FPI, MUI Sebut Pembinaan Lebih Baik Ketimbang Pembubaran

Terkait FPI, MUI Sebut Pembinaan Lebih Baik Ketimbang Pembubaran

Komnas HAM: Ada Pelanggaran Yang Sangat Serius Kasus Medan

Komnas HAM: Ada Pelanggaran Yang Sangat Serius Kasus Medan

Baca Juga

Berita Lainnya