Ahad, 5 Desember 2021 / 29 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Konsumerisme Sumber Masalah yang Merusak Bangsa Indonesia

Happy Trenggono : Kita ingin kaya untuk memakmurkan bangsa bukan untuk sebuah gaya hidup
Bagikan:

Hidayatullah.com–Salah satu bagian dari ide materialisme yang dianut oleh liberal dan neo komunisme adalah budaya konsumerisme. Konsumerisme adalah sikap konsumtif masyarakat yang terjebak pada gaya hidup. Demikian ujar CEO United Balimuda Corp, Happy Trenggono.

Menurut presiden Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) ini,  konsumerisme adalah tanda-tanda mentalitas yang memiskinkan seseorang.

Menurutnya ada orang kaya dan ada orang yang kelihatannya kaya. Orang yang fokusnya itu membangun kekayaan berbeda dengan orang yang ingin terlihat seperti orang kaya. Orang yang membangun kekayaan tidak peduli dengan gaya hidup, tapi fokusnya pada karakter yang memakmurkan. Baik memakmurkan dirinya, bangsa dan orang lain.

“Namun orang yang ingin kelihatan kaya ini fokusnya hanya pada life style (gaya hidup), makanya fokusnya pada konsumerisme, ini yang menciptakan budaya miskin,” jelas kepada hidayatullah.com, Rabu (03/10/2012).

Menurutnya penggagas “Beli Indonesia” ini, maraknya konsumerisme di Indonesia juga tidak terlepas dari krisis karakter bangsa Indonesia yang mengalami degradasi jati diri. Sikap pemerintah Indonesia yang terlalu bergantung pada kekuatan luar negeri justru menjadi sumber utama yang menimbulkan masalah baru dalam tatanan masyarakat.

“Konsumerisme itu budaya berhutang yang paling buruk, dan di Indonesia itu paling besar,” tambahnya lagi.

Karenanya, melalui gerakan “Beli Indonesia”  Happy Trenggono  mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih bangga dengan produk dalam negeri dan menolak gaya hidup dan sikap ketergantungan dengan produk-produk asing yang masuk ke Indonesia.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Kemenag Gelar Konferensi Internasional Kajian Islam

Kemenag Gelar Konferensi Internasional Kajian Islam

PUI: MCA Abal-abal Membuat Intrik untuk Kepentingan Pribadi

PUI: MCA Abal-abal Membuat Intrik untuk Kepentingan Pribadi

Muhammadiyah Gandeng Perlis untuk Kemajuan Islam di Asean

Muhammadiyah Gandeng Perlis untuk Kemajuan Islam di Asean

Dua Organisasi Ini Tidak Diundang Acara Munas MUI

Dua Organisasi Ini Tidak Diundang Acara Munas MUI

Hindari Jatuhnya Korban, MUI Himbau Masyarakat Salurkan Zakat Melalui Lembaga

Hindari Jatuhnya Korban, MUI Himbau Masyarakat Salurkan Zakat Melalui Lembaga

Baca Juga

Berita Lainnya