Senin, 6 Desember 2021 / 30 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

HTI: Konsep Khilafah Islam Berbeda dengan Konsep Imamah Syiah

Syamsudin Ramadhan : Konsep Imamah Syiah bukan konsep yang diajarkan Rasulullah Saw
Bagikan:

Hidayatullah.com–Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menegaskan bahwa sistem Khilafah Islam berbeda dengan sistem Imamah yang diyakini aliran Syiah. Menurut Syamsudin Ramadhan, pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HTI, salah satu perbedaan adalah Syiah menganggap seorang Imam adalah ma’sum, sedangkan  seorang khalifah tidak.

“HT juga berbeda pandangan dengan Khomeini yang menerapkan demokrasi,” jelas Syamsudin Ramadhan kepada hidayatullah.com dalam kegiatan “Liqo Syawal Hizbut Tahrir Indonesia” dan “Silahturahim Akbar Keluarga Besar Hizbut Tahrir Indonesia” di lapangan Monumen Nasional (Monas), Selasa (24/09).di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Selasa (25/09/2012).

Hizbut Tahrir juga memiliki buku yang tegas mengkritik sistem konstitusi Iran. Sebelum in HT telah merilis konsep Imamah Syiah yang dituangkan dalam kitab “Sistem Pemerintahan di Dalam Islam” dan dalam kitab “Struktur Pemerintahan di Dalam Islam”.

Menuruutnya, kedua buku ini sudah ditulis Syeikh Taqiyudin An Nabhani sebagai pegangan umat agar bisa membedakan penerapan konsep pemerintahan Islam ala Ahlus Sunnah Wal Jamaah dan versi Syiah yang dinilai memiliki banyak hal yang bertolak belakang dengan Islam.

“Mereka (Syiah, red) menganggap bahwa pemimpin setelah Nabi Shalallhu Alaihi Wassalam adalah ditunjuk oleh Nabi, itu sudah kita kritik dengan mendalam,” tambah Syamsudin lagi. Dan itu yang membedakan antara konsep Khilafah ala Hizbut Tahrir dan konsep Imam ala Syiah.

Sebelumnya, dalam acara “Liqo Syawal dan Silahturahim Akbar Keluarga Besar Hizbut Tahrir Indonesia” itu, HTI juga menjelaskan gerakannya tidak pernah menawarkan kepada tokoh spiritual Syiah Iran, Imam Khomeini sebagai khalifah pasca terjadinya Revolusi Iran.*  

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Sisi Lain Fatwa ‘Haram’ Presiden Wanita

Sisi Lain Fatwa ‘Haram’ Presiden Wanita

FUI Kecam Agresi Zionis, Wakil PBB Ketakutan

FUI Kecam Agresi Zionis, Wakil PBB Ketakutan

Rakernas III, Ormas Hidayatullah Teguhkan Sinergi dengan Pemerintah dan Umat

Rakernas III, Ormas Hidayatullah Teguhkan Sinergi dengan Pemerintah dan Umat

Bantuan Rp 4,4 Miliar3.700 Guru TPA Padang

Bantuan Rp 4,4 Miliar3.700 Guru TPA Padang

KAMMI Desak DPR Gunakan Hak Interpelasi Terkait BBM

KAMMI Desak DPR Gunakan Hak Interpelasi Terkait BBM

Baca Juga

Berita Lainnya