Kamis, 9 Desember 2021 / 5 Jumadil Awwal 1443 H

Nasional

Muslimat NU: Seharusnya AS Meminta Maaf

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama menyayangkan sikap Amerika Serikat (AS) yang sampai saat ini belum menyatakan permohonan maaf kepada umat Islam di seluruh dunia terkait beredarnya film “Innocence of Moslem”.

Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, atas nama demokrasi, Amerika tak menghukum para pelaku penodaan agama. “Seharusnya Amerika minta maaf kepada umat Islam, karena hukum negara mereka, atas nama demokrasi, tidak menyentuh terhadap penghina agama,” katanya di Jakarta, Ahad (23/9/2012).

Selain itu, kata Khofifah, Muslimat NU juga menyesalkan masih meluasnya intoleransi dan penghinaan terhadap agama lewat film yang menghina Rasulullah tersebut. “Karena itu, Muslimat mendesak pemerintah agar meminta Youtube segera menutup thriller  film ini,” kata Menteri Pemberdayaan Perempuan era Gus Dur ini, dalam laman NU.

Terkait maraknya aksi demonstrasi terhadap film tersebut yang diwarnai kekerasan, Khofifah meminta semua kalangan di dalam umat Islam menahan diri dari tindakan yang merugikan umat Islam sendiri.

“Muslimat menyerukan kepada umat Islam, jangan terpancing melakukan tindak kekerasan, karena kita khawatir yang ditunggu adalah reaksi tindakan kekerasan, sehingga menjadi justifikasi mereka membalas lebih keras lagi,” pungkasnya.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Komnas HAM: Penyediaan Rusun Korban Penggusuran Manipulatif

Komnas HAM: Penyediaan Rusun Korban Penggusuran Manipulatif

Menakertrans: Pekerja Anak Dikembalikan ke Sekolah

Menakertrans: Pekerja Anak Dikembalikan ke Sekolah

Kemenag: Penyiapan Materi Khutbah Bukan Paranoid atau Tak Percaya Ulama

Kemenag: Penyiapan Materi Khutbah Bukan Paranoid atau Tak Percaya Ulama

Syeikh al-Shobuni: “Melaknat Sahabat Nabi bukan Akidah Muslim”

Syeikh al-Shobuni: “Melaknat Sahabat Nabi bukan Akidah Muslim”

Soal Dana Aksi Bela Islam II, GNPF-MUI Mengaku Dipelintir Kaum Liberal

Soal Dana Aksi Bela Islam II, GNPF-MUI Mengaku Dipelintir Kaum Liberal

Baca Juga

Berita Lainnya