Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Al Azhar Klarifikasi Pembatalan Tabligh Akbar #IndonesiaDamaiTanpaSyiah

Nasrul Hamzah : Jangan Sampai Melawan Syiah, Kita Malah Jadi Corong promosi Syiah
Bagikan:

Hidayatullah.com–Masjid Agung Al Azhar Jakarta Selatan alkhirnya mengklarifikasi mengenai pembatalan acara Tabligh Akbar #IndonesiaDamaiTanpaSyiah. Menurut Nasrul Hamzah, pihak pengurus Masjid Agung Al Azhar, pembatalan tersebut bukan karena tekanan dari kelompok Syiah. Nasrul menjelaskan, Al Azhar tetap memiliki sikap yang tegas menyangkut kesesatan Syiah. Hanya pendekatannya pada masalah Syiah tidak dengan tabligh akbar.

“Kita khawatir suasana jadi ramai dan reaksioner, seakan Syiah sudah ada di mana-mana. Padahal untuk membentengi akidah umat dari Syiah, Al Azhar punya cara sendiri,” jelas Nasrul kepada hidayatullah.com seusai shalat Jum’at, (21/09/2012).

Meski begitu, Nasrul menjelaskan secara prinsip Al Azhar tetap mendukung gerakan #IndonesiaDamaiTanpaSyiah. Hanya ia menasehati para penggeraknya untuk lebih fokus kepada pendekatan akademis dan intelektual. Yakni dengan cara memperbanyak kajian ilmiah dalam membina umat dalam memahami kesesatan Syiah. Tidak pula meledak-ledak dan selalu elegan membantah argumentasi-argumentasi Syiah.

“Mereka ingin kita marah, semakin kita marah mereka semakin senang. Karena itu kita harus tetap menampilkannya dengan tenang,” jelas Nasrul lagi.

Sebelum ini, menjelang diadakan Tabligh Akbar #IndonesiaDamaiTanpaSyiah oleh Forum Pemuda Islam Se-Jakarta (FORPIJA), tiba-tiba  pihak Masjid Agung Al Azhar membatalkan perizinan. [baca:Al Azhar Batalkan Izin Tabligh Akbar, FORPIJA Tetap Lakukan Aksi]

Akibatnya, kalangan generasi muda yang menjadi penggagas acara ini kecewa atas sikap pengelola Al-Azhar tersebut.

“Sejujurnya kami sebagai generasi muda Islam sangat kecewa dengan sikap Masjid Agung Al Azhar, mengingat sosok Buya Hamka adalah ulama yang tegas masalah Syiah,” jelas Septiansyah Bahar, salah satu penggerak FORPIJA kepada hidayatullah.com, Rabu (12/09/2012).

Atas pembatalan ini, acara akhirnya dipindahkan ke Masjid Al-Furqon, Gedung Dakwah milik Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) di Jalan Kramat Raya, Jakarta.*

Rep: Thufail Al Ghifari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Menag Berharap Jokowi Tak Terlalu Lama Terbitkan Keppres BPIH

Menag Berharap Jokowi Tak Terlalu Lama Terbitkan Keppres BPIH

Kesehatan KH Miftah Farid Sudah Membaik

Kesehatan KH Miftah Farid Sudah Membaik

Hadiah Abdullah untuk Jakarta yang Tidak Tenggelam

Hadiah Abdullah untuk Jakarta yang Tidak Tenggelam

Menteri Agama Mengaku Senang Berdirinya Bank Syariah Indonesia

Menteri Agama Mengaku Senang Berdirinya Bank Syariah Indonesia

RI Didesak Buat Perjanjian ‘Mandatory Consular Notification’ dengan Saudi

RI Didesak Buat Perjanjian ‘Mandatory Consular Notification’ dengan Saudi

Baca Juga

Berita Lainnya