Senin, 15 Februari 2021 / 3 Rajab 1442 H

Nasional

Umat Islam Harus Jadikan Syiah Musuh Bersama

Buku keadilan Sahabat dan kitab-kitab Syiah bukti agenda makar syiah terhadap Islam dan NKRI
Bagikan:

Hidayatullah.com–Ustad Farid Okbah, pakar Syiah ternama di Indonesia, mengingatkan agar umat Islam menjadikan Syiah sebagai musuh bersama. Hal ini karena agenda syiahnisasi di Indonesia sudah digerakkan secara sistematis.

Menurut ia, Syiah di Indonesia bergerak seperti rayap menggerogoti rumah. Tampilan rumah itu dari luar terlihat indah dan kokoh, namun secara diam-diam kayu-kayu, pondasi, dan tiang rumah (baca: umat Islam) sudah kropos digerogoti (baca: digembosi) oleh rayap Syiah.

“Gerakan Syiah seperti ini bukan hasil (kerja) sehari dua hari. Ini hasil kerja lebih dari 25 tahun. Dan (gerakan Syiah) itu rancangan yang rapi, bertahap dengan dana cukup besar,” Jelas Farid Okbah kepada Hidayatullah.com, Kamis (30/08).

Pekerjaan menyelesaikan agenda syiahnisasi di Indonesia harus dihadapi dengan massiv. Semua elemen umat harus terlibat. Umat juga harus diedukasi mengenai kesesatan Syiah dari kitab-kitab asli Syiah.

“Umat Islam tidak akan pernah tahu Syiah itu sesat kalau mereka tidak disosialisasikan ajaran Syiah dari kitab-kitab asli Syiah,” katanya.

“Jangan main-main, Syiah itu ingin menggulingkan semua negara yang tidak berdasarkan Syiah. Ini dijelaskan di kitab-kitab asli mereka. Bahkan di buku Keadilan Sahabat mereka menjelaskan secara vulgar untuk melakukan penggulingan kekuasaan terhadap negara yang tidak berdasarkan ahlul bait versi syiah,” tambah Farid lagi.

Karena itu, kata ia, menghadapi Syiah harus sistematis dan melibatkan semua kalangan Ahlussunnah wal jamaah. Semua elemen harus diedukasi mengenai kesesatan semua kelompok Syiah. Dari situ umat harus kompak menjadikan Syiah sebagai musuh bersama.

“Inilah kunci penting untuk menyelamatkan akidah umat dari pemurtadan syiahnisasi, di mana sebenarnya semua kepentingan itu mengarah pada paganisme bangsa Shafawis Persia,” ucapnya.*

Rep: Thufail Al Ghifari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Prinsip Kebebasan Berkespresi di Amerika Dinilai Sudah Lampau Batas

Prinsip Kebebasan Berkespresi di Amerika Dinilai Sudah Lampau Batas

Dulu “Bermasalah”, Kini Malah Jadi Staf Ahli Kapolri

Dulu “Bermasalah”, Kini Malah Jadi Staf Ahli Kapolri

Komnas HAM Desak Menag Investigasi Penari Injak Karpet Shalat

Komnas HAM Desak Menag Investigasi Penari Injak Karpet Shalat

AILA Minta Norma Pidana Cabul Sesama Jenis Tak Ada Pembatasan

AILA Minta Norma Pidana Cabul Sesama Jenis Tak Ada Pembatasan

Panglima TNI Ingatkan Adanya Pergeseran Konflik Global ke Asean

Panglima TNI Ingatkan Adanya Pergeseran Konflik Global ke Asean

Baca Juga

Berita Lainnya