Rabu, 7 Juli 2021 / 27 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

Jika Etnis Rohingya Murtad, Mungkin Akan Selamat

"Kami diperlakukan tidak adil oleh militer dan rakyat Buddhis," jelas Rafiq
Bagikan:

Hidayatullah.com—Muhammad Rafiq, seorang warga etnis Rohingya di Myanmar berkisah tentang penindasan pemerintah Myanmar terhadap etnis Rohingya.

Pengakuannya ia sampaikan di sela-sela acara dialog interaktif “Rohingya Terlunta, Wajah Kaum Minoritas yang Tertindas” yang diselenggarakan International Conference of Islamic Scholars (ICIS), Sabtu (04/08/2012) siang di Jakarta.

“Masjid di sana ditutup. Sudah dua bulan kami tidak shalat di Masjid. Rumah-rumah Muslim dibakar,” kata Rafiq.

Selain itu, jelas Rafiq, tidak sedikit warga etnis Rohingya yang dibunuh, kaki dan tangannya dipotong.

Rafiq menuturkan, penindasan yang dialami etnis Rohingya tidak hanya dilakukan militer Myanmar, tetapi juga dilakukan oleh masyarakat sipil Buddha.

“Kami diperlakukan tidak adil oleh militer dan rakyat Buddhis,” jelas Rafiq.

Bila etnis Rohingya, kata Rafiq, sukarela untuk murtad dari Islam, mungkin etnis Rohingya tidak akan mengalami penindasan.

“Dia (etnis Rohingya) murtad, dia diterima (masyarakat Myanmar),” tandasnya.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

“Rumah Belajar” Tanpa Batasan Tempat dan Waktu

“Rumah Belajar” Tanpa Batasan Tempat dan Waktu

Pemerintah Aceh Didesak Dampingi 3 Nelayan Aceh yang Divonis 5 Tahun setelah Bantu Pengungsi Rohingya

Pemerintah Aceh Didesak Dampingi 3 Nelayan Aceh yang Divonis 5 Tahun setelah Bantu Pengungsi Rohingya

UKM Busana Muslim Butuh Perhatian Pemerintah

UKM Busana Muslim Butuh Perhatian Pemerintah

Ijtima Ulama Sumsel Tegaskan Hasil Ijtima Ulama Jakarta

Ijtima Ulama Sumsel Tegaskan Hasil Ijtima Ulama Jakarta

YLKI Minta Pemerintah Prioritaskan Urus Masalah Minimnya APD Nakes

YLKI Minta Pemerintah Prioritaskan Urus Masalah Minimnya APD Nakes

Baca Juga

Berita Lainnya