Kamis, 2 Desember 2021 / 26 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

China Pelajari Pelayanan Haji pada Indonesia

Sekjen Kementerian Agama Bahrul Hayat (kanan) saat menerima Wamen Urusan Agama Cina.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Kendati pelayanan haji Indonesia banyak mendapat kritikan dari kalangan internal, ternyata dari luar negeri mendapat pujian. Buktinya, tak sedikit negara lain mengirimkan delegasi khususnya untuk berguru haji ke Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Sekjen Kementerian Agama Bahrul Hayat seusai menerima delegasi Wakil Menteri pada Kementerian urusan Agama China, Zhang Lebin, di Jakarta, Senin (30/07/2012). Delegasi dari negeri tirai bambu tersebut bertemu dengan Sekjen Kementerian Agama guna menjalin kerja sama di bidang manajemen haji dan upaya memajukan kerukunan umat beragama guna menciptakan perdamaian dunia.

Di bidang perhajian, lanjut Bahrul, Indonesia dinilai memiliki pengalaman banyak. Terlebih lagi yang dikirim ke tanah suci setiap tahun jumlahnya mencapai di atas 200 ribuan orang. Sementara China hanya mengirim jemaah 15 ribu orang per tahun. Kendati demikian, Indonesia dan China sepakat untuk meningkatkan pelayanan haji melalui kerja sama bilateral.

Pertemuan ini tak hanya membahas soal haji, tetapi juga persoalan budaya umat muslim Indonesia dan China. Karena itu, dalam pertemuan tersebut, Zhang Lebin secara resmi mengundang Menteri Agama Suryadharma Ali untuk berkunjung ke China.

Sudah dua kali Menteri Agama diundang untuk datang ke negeri itu, tetapi karena banyaknya kesibukan sampai saat ini belum juga berkunjung ke negeri tirai bambu itu. “Jadi, mereka berharap agar menteri agama kita datang ke sana,” ujar Bahrul.

Sebetulnya, Menteri Agama juga mendapat undangan serupa untuk berkunjung ke Thailand, Kamboja untuk bertukar penagalam di bidang haji. Bahrul berharap, ke depan undangan tersebut dapat direalisasikan.

Pada pertemuan tersebut juga disinggung tentang forum dialog kerukunan antarumat beragama antara kedua negara tersebut. Indonesia selama ini menjadi pelopor dialog bagi 20 negara di Asia Pasifik dan Eropa dapat meningkatkan peranannya di masa datang.

Sekjen Kementerian Agama juga menjelaskan, hubungan Indonesia dan China semakin meningkat yang diawali dengan ekspo festival kebudayaan China yang dibuka Wakil Presiden Boediono tiga tahun lalu. Dalam kaitan peningkatan hubungan ini, Indonesia menawarkan bea siswa bagi pelajar muslim China untuk belajar di beberapa perguruan tinggi Islam di tanah air.

Delegasi China ini terdiri japar Abulah, Ma Jin, Adilijiang Ajiklimu, Xue Hui, Wang Jinhu, Xu Siyuan dan Bai Lianhe. Rombongan sebelumnya melakukan kunjungan ke Yogyakarta dan Candi Borobudur. Selasa (31/07/2012), mereka akan berkunjung ke Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta, katanya, pada laman Kemenag.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Politisi Senayan Shalat Istisqa’, Berharap Kebakaran Hutan Padam

Politisi Senayan Shalat Istisqa’, Berharap Kebakaran Hutan Padam

Komnas HAM: Kami Akan Minta Keterangan Polisi Soal Kematian Maaher At-Thuwailibi

Komnas HAM: Kami Akan Minta Keterangan Polisi Soal Kematian Maaher At-Thuwailibi

LSM Liberal dan Gereja Tolak Hari Pembakaran al-Qur’an

LSM Liberal dan Gereja Tolak Hari Pembakaran al-Qur’an

Penyelenggara Yayasan tidak Perlu Takut Selama Sistemnya Baik

Penyelenggara Yayasan tidak Perlu Takut Selama Sistemnya Baik

11 Negara Menjadi Peserta Indonesia International Book Fair 2014

11 Negara Menjadi Peserta Indonesia International Book Fair 2014

Baca Juga

Berita Lainnya