Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Jimly: Para Politisi Indonesia Harus Belajar Moralitas dari Natsir

Negarawan seperti Pak Natsir perlu dijadikan contoh.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pakar konstitusi Prof Dr Jimly Ashshiddiqie mengatakan rakyat Indonesia, khususnya para politisi, harus belajar tentang moralitas politik dari Mohammad Natsir.

Menurut Jimly, tidak terasa sudah 15 sampai 20 tahun kita kehilangan teladan. Mohammad Natsir adalah salah satu tokoh bangsa masa lalu yang patut dijadikan contoh dalam hal moralitas politik, demikian ujar Jimly dalam acara silaturahim bertema “Refleksi Pemikiran Moral dan Etika Politik Negarawan Mohammad Natsir” di Jakarta, Selasa malam (17/07/2012) sebagaimana dikutip Antara.

Menurut Jimly, kepahlawanan Natsir dapat dijadikan pelajaran dan teladan untuk memperbaiki akhlak di bidang politik. “Negara kita sedang mengalami kerusakan serius, perlu upaya total untuk memperbaikinya termasuk etika politik,” kata Jimly.

Sosok Natsir merupakan sosok yang menggunakan kekuasaan sebagai alat untuk mencari kemuliaan, bukan sebagai tujuan, tuturnya.

“Tiap hari koruptor merajalela, tingginya kasus narkoba, dan lain sebagainya. Krisis moralitas juga sedang melanda seluruh umat beragama, tak hanya umat muslim. Kita sedang mabuk berpolitik di mana mencari uang dan jabatan semaunya dengan melanggar aturan,” ujar Jimly.

“Negarawan seperti Pak Natsir perlu dijadikan contoh selain karena moralitas politik yang membuatnya dihormati kawan dan disegani lawan, beliau sangat memperhatikan kaderisasi bagi generasi penerus bangsa. Kita rindu sosok seperti beliau,” tukas Jimly.

Mohammad Natsir adalah salah seorang tokoh perjuangan sekaligus negarawan. Ia merupakan Perdana Menteri pertama Republik Indonesia dan pada 10 November 2008 Natsir ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.*

Rep: Akbar Muzakki
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Eggi Sudjana: Pernyataan ‘Ketuhanan yang Maha Esa’  Justru untuk Memperjuangkan Toleransi

Eggi Sudjana: Pernyataan ‘Ketuhanan yang Maha Esa’ Justru untuk Memperjuangkan Toleransi

UAS Raih Doktor di Sudan dengan Disertasi “Kontribusi Hadratussyaikh Muhammad Hasyim Asyari dalam Penyebaran Hadits di Indonesia”

UAS Raih Doktor di Sudan dengan Disertasi “Kontribusi Hadratussyaikh Muhammad Hasyim Asyari dalam Penyebaran Hadits di Indonesia”

Ijtima Ulama Sumsel Peduli Gempa NTB-Sulteng

Ijtima Ulama Sumsel Peduli Gempa NTB-Sulteng

LPPOM MUI: Haram Hukumnya, Darah yang Sengaja Ditampung Dari Penyembelihan

LPPOM MUI: Haram Hukumnya, Darah yang Sengaja Ditampung Dari Penyembelihan

Gelar Perkara Kasus Ahok Dilakukan Tertutup Rabu Pekan Depan

Gelar Perkara Kasus Ahok Dilakukan Tertutup Rabu Pekan Depan

Baca Juga

Berita Lainnya