Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

PKS Minta RI Berperan Signifikan Hentikan Penindasan Muslim Rohingya

PKS mengaku, soal pembantaian ini, tidak berbicara backgorund ideologi, tetapi kemanusiaan
Bagikan:

Hidayatullah.com–Tragedi kemanusiaan terhadap Muslim Myanmar menjadi keprihatinan berbagai pihak. Hingga kini ribuan korban jiwa dikabarkan tewas. Bahkan Presiden Myanmar meminta umat Islam harus angkat kaki dari negara yang didominasi agama Budha tersebut.

Menanggapi hal itu, Presiden PKS Luthi Hassan Ishaq, meminta pemerintah Republik Indonesia untuk tidak tinggal diam.

“Pemerintah RI harus ambil peran yang signifikan sebagai anggota ASEAN,” tandasnya kepada hidayatullah.com di sela-sela  Kongres Keluarga Indonesia, Selasa, (17/07/2012).

Dalam masalah pembantaian ini, PKS tidak berbicara backgorund ideologi, tetapi kemanusiaan.

“Siapapun, di manapun, dan apapun agamanya, pembantaian adalah sesuatu yang harus dikutuk oleh negara kita,” lanjutnya.

Ditanya apakah PKS sudah mendesak Kementrian Luar Negeri untuk aktif menyesaikan konflik ini, Luthfi menyatakan hal itu sudah dilakukan melalui Komisi I DPR-RI.

“Kami sudah melakukannya di Komisi I untuk kasus Myanmar, Suriah, dan kasus-kasus terkait dengan pelanggaran HAM,” ujarnya.

Hingga Juli 2012 diberitakan sudah 6000 jiwa Muslim Rohingya yang tewas dari kerusuhan antar etnis di myanmar tersebut. Muslim Rohingya menjadi korban penganiayaan, pembunuhan, pemerkosaan , pembakaran dan penjarahan oleh mayoritas buddha Arakan dan tentara pemerintah.*

Rep: Nuim Hidayat
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Atlet Judo Indonesia Rela Didiskualifikasi Demi Pertahankan Jilbab

Atlet Judo Indonesia Rela Didiskualifikasi Demi Pertahankan Jilbab

Jelang Ramadhan, DMI Jakarta Servis 1000 Pengeras Suara Masjid

Jelang Ramadhan, DMI Jakarta Servis 1000 Pengeras Suara Masjid

Komunitas Konsumen Somasi Pemerintah, Desak Cabut Izin Bagasi Berbayar Pesawat

Komunitas Konsumen Somasi Pemerintah, Desak Cabut Izin Bagasi Berbayar Pesawat

Buku ‘Yerusalem Ibu Kota Israel’, MUI Desak Penerbit Minta Maaf

Buku ‘Yerusalem Ibu Kota Israel’, MUI Desak Penerbit Minta Maaf

PWNU Jatim Imbau Jamaah di Zona Merah Covid-19 Shalat Id di Rumah

PWNU Jatim Imbau Jamaah di Zona Merah Covid-19 Shalat Id di Rumah

Baca Juga

Berita Lainnya