Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Astaghfirullah! Ternyata Banyak Situs Porno Masih Bisa Diakses

Menyebarkan pornografi melanggar UU ITE, kata Menteri Tifatul
Bagikan:

Hidayatullah.com–Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan melakukan tes ulang terhadap internet service provider (ISP) terkait masih adanya beberapa situs porno bobol atau masih bisa diakses di dunia maya.

“Jadi, akan dilakukan lagi tes ulang terhadap ISP. Kita lakukan tes dua tahun lalu, terakhir ini mulai ada yang bobol. Kalau mereka jebol diminta pertanggungjawabannya,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, di Gedung Sate Bandung, Selasa (03/07/2012) dikutip Antara.

Tifatul menuturkan dalam waktu dekat ini Kemenkominfo dan Bareskrim Polri akan mengundang ISP. “Kami akan hadir bersama Bareskrim Kepolisian. Sesegera mungkin lagi akan dijadwalkan,” kata dia.

Ia menuturkan, tes ulang terhadap ISP terkait adanya situs porno yang masih bisa diakses ialah dengan melakukan tes langsung di depan Kementerian Komunikasi dan Informasi.

“Tes ulang seperti apa. Jadi di tes di depan kita. Mereka (ISP) dulu juga waktu awal kan di tes juga, sudah bersih-bersih ok atau ada pengaduan dari masyarakat juga akan kita proses,” kata dia.

Ketika ditanyakan apakah masih adanya situs porno yang jebol karena kesengajaan oleh ISP, Tifatul enggan berspekulasi akan hal tersebut.

“Coba kita akan cek, soal kesengajaan maka polisi yang akan membuktikan apakah itu disengaja atau tidak. Saya dengar ada yang buat hiburan, malam minggu dibuka (situs porno). Katanya, tapi saya belum tahu juga di tempat-tempat tertentu. Itu juga tidak boleh menyebarkan pornografi karena melanggar UU ITE,” kata Tifatul.

Pihaknya menambahkan, dalam waktu hampir dua tahun ini Kementerian Komunikasi dan Informasi mengaku telah berhasil menutup sekitar satu juta situs berbau pornografi.

“Kalau laporan yang sudah kita tangani dan ditutup sudah satu juta dalam kurun waktu hampir dua tahun ini,” kata Tifatul.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Agama pendidikan nasional

FPKS: Batalkan RUU HIP karena Bermasalah secara Filosofis, Yuridis, Sosiologis

Menag: Indonesia-Arab Saudi Dipertautkan Hubungan Spiritual-Keagamaan

Menag: Indonesia-Arab Saudi Dipertautkan Hubungan Spiritual-Keagamaan

Biaya Berobat Amnihar: Dari Mustahik untuk Mustahik

Biaya Berobat Amnihar: Dari Mustahik untuk Mustahik

Hidayatullah Jawa Tengah Adakan Rangkaian Persiapan Munas

Hidayatullah Jawa Tengah Adakan Rangkaian Persiapan Munas

Proses Seleksi Anggota KPI Dinilai Tidak Transparan

Proses Seleksi Anggota KPI Dinilai Tidak Transparan

Baca Juga

Berita Lainnya