Ahad, 5 Desember 2021 / 29 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

LDII Hadiri Ijtima Ulama MUI di Cipasung

Spanduk ucapan selamat dari LDII
Bagikan:

Hidayatullah.com—Meski keberadaannya masih menjadi polemik di tengah umat Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI) tetap mengundang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) pada Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI se-Indonesia ke-IV yang berlangsung 29 Juni-2 Juli 2012 di Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pada lembaran daftar peserta Komisi A yang membahas masail asasiyyah wathaniyyah (masalah strategis kebangsaan) tercatat nama KH Abdul Azis Ridwan Al-Hafidh dari LDII.

KH Cholil Nafis yang mewakili MUI Pusat membenarkan adanya wakil LDII pada Ijtima Ulama MUI tahun ini.

“Sampai sekarang LDII masih menjadi binaan MUI. Dengan paradigma barunya itu MUI tetap memantau LDII. Masak orang mau bertaubat kita jauhi? Atas dasar itu MUI mengundang LDII pada acara ijtima,” kata Kiai Cholil yang menjabat Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Pusat kepada hidayatullah.com, di Tasikmalaya, Sabtu (30/6/2012) siang.

Menurut Kiai Cholil, MUI mengundang LDII dengan harapan pemikiran mereka terbuka terhadap mainstream keislaman sebagian besar umat Islam Indonesia yang sesuai dengan al-Qur`an dan Hadits.

“Diharapkan mereka tahu pikiran-pikiran yang baru. Diharapkan pula mereka (LDII) bisa menerima perbedaan,” jelas Kiai Cholil.

Meski secara resmi hanya mengirim satu orang, tetapi dari sumber terpercaya hidayatullah.com ada sekira empat orang pengurus dan anggota LDII yang hadir bukan atas nama lembaganya.

“Sebelum sidang pleno tadi (Sabtu pagi) saya dihampiri empat orang yang mengaku dari LDII. Mereka berbicara dalam bahasa Arab,” kata narasumber itu. *

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Perti: Penganut Syiah Harus Jaga Perasaan Umat Mayoritas

Perti: Penganut Syiah Harus Jaga Perasaan Umat Mayoritas

Personil Polrestabes Makassar Tunaikan Zakat di BMH

Personil Polrestabes Makassar Tunaikan Zakat di BMH

Memori Pahit Keluarga Ridwan Kamil Korban Kekejaman PKI

Memori Pahit Keluarga Ridwan Kamil Korban Kekejaman PKI

Hamid Fahmy: “Perlu Silaturahim Ilmiah untuk Membangun Peradaban”

Hamid Fahmy: “Perlu Silaturahim Ilmiah untuk Membangun Peradaban”

Hasyim: Dalam Bencana, Jangan Saling Menyalahkan

Hasyim: Dalam Bencana, Jangan Saling Menyalahkan

Baca Juga

Berita Lainnya