Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Aktifis Suriah Sebut Konflik Suriah Bukan Politik, Tapi Akidah

Bashar Assad bersama tokoh Syiah Libanon, Hassan Nasrallah dan Ahmadinejad di Damaskus
Bagikan:

Hidayatullah.com--Konflik berdarah di Suriah hingga kini masih berlanjut. Sebagian besar media cetak ataupun elektronik memberitakan,bahwa kejadian di Suriah hanya sekedar isu politis.

Sehingga opini yang terbentuk di masyarakat dan menyebar luas adalah rakyat yang hanya tidak puas dengan kepemimpinan Bashar Al-Asad. Namun, sesungguhnya yang terjadi adalah, rakyat di Suriah ingin kembali kepada ajaran Islam sesuai sunnah.

Karena sejak kurun waktu 50 tahun terakhir, rakyat Suriah dikungkung oleh rezim Bashar yang mengharuskan mengikuti ajaran sesat dirinya, yakni paham Syiah Nushairiyah (Syi’ah ekstrem).

“Wartawan hendaknya menyampaikan apa yang terjadi sebenarnya di Suriah. Wartawan mempunyai kewajiban mengungkap konspirasi yang tragedi di Suriah,” kata Ghiyats Abdul Baqi, aktivis Syrian Society for Humanitarian di Aula Gedung Dewan Dakwah Islam Indonesia,Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Ahad  (17/06/2012) sore.

Secara gamblang Ghiyats mengatakan bahwa ini bukan hanya konflik bernuansa politik tetapi lebih kepada perang akidah.

“Ini perlawan rakyat Suriah sejak ayahnya Al-Asad berkuasa 50 tahun lalu. Tapi, maha suci Allah, setelah 50 tahun rakyat Suriah tidak berubah tauhidnya,” imbuh Ghiyats.

Ghiyats dan rakyat Suriah juga menyesalkan sikap PBB. Karena, PBB hanya mengutuk keras dalam perkataan saja, tapi tidak dalam tindakan.

“PBB hanya mengumbar janji, tetapi tidak ada realisasinya,” ucapnya.*

Rep: Niesky Abdullah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

FPKS: Perppu 1/2020 Berbahaya bagi Sistem Keuangan Negara

FPKS: Perppu 1/2020 Berbahaya bagi Sistem Keuangan Negara

Forum Umat Islam Laporkan LDII ke Polisi

Forum Umat Islam Laporkan LDII ke Polisi

DPR: Isu e-KTP Tercecer Bisa Jadi Bergeser ke Ranah Politik

DPR: Isu e-KTP Tercecer Bisa Jadi Bergeser ke Ranah Politik

Bachtiar Nasir: “Musuh Kita adalah Pemodal Politik yang Memecah Belah NKRI”

Bachtiar Nasir: “Musuh Kita adalah Pemodal Politik yang Memecah Belah NKRI”

MUI: Kremasi Jenazah Muslim Korban Covid-19 Bertentangan dengan Islam dan Hukum HAM Internasiona

MUI: Kremasi Jenazah Muslim Korban Covid-19 Bertentangan dengan Islam dan Hukum HAM Internasiona

Baca Juga

Berita Lainnya