Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Gramedia Minta Maaf Atas Keteledoran Bukunya

Douglas James Wilson
Bagikan:

Hidayatullah.com—Penerbit Gramedia Pustaka Utama, penerbit yang bernaung di bawah KKG (Kelompok Kompas Gramedia) akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui laman websitenya atas keteledorannya menerbitkan buku yang dinilai telah menghina Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam.

“Dengan ini mewakili Penerbit Gramedia Pustaka Utama, kami mohon maaf sebesar-besarnya atas keteledoran kami telah menerbitkan terjemahan bahasa Indonesia “5 Kota Paling Berpengaruh di Dunia”, apa adanya, dari buku asli berjudul “5 Cities that Ruled the World”, karya Douglas Wilson.

Tidak ada unsur kesengajaan dalam hal ini, dan karena itu kami telah menarik buku tersebut, dan segera memusnahkannya.”

Terimakasih dan salam hormat,

Wandi S Brata,
Direktur Utama Gramedia Pustaka Utama

Permintaan maaf Gramedia Pustaka ini disampaikan menyusuk terbitkan buku berjudul “5 Kota Paling Berpengaruh Di Dunia” karya Douglas Wilson.

Seperti diketahui, isi buku ini dinilai melukai perasaan kaum Muslim, karena isinya sangat menghina Nabi Muhammad Shallalu alaihi Wassalam.

Saat Membahas kota Yerusalem di halaman 24, tertulis “Selanjutnya Ia (Muhammad) memperistri beberapa wanita lain, Ia menjadi seorang perampok dan perompak, memerintahkan penyerangan terhadap karavan – karavan Makkah. Dua Tahun kemudian Muhammad memerintahkan serangkaian pembunuhan demi meraih kendali atas Madinah dan ditahun 630M ia menaklukkan Makkah.”

Begitu pula pada halaman 25 alinea kedua dan ketiga, Di sana douglas menafsirkan bahwa agama yang dibawa Nabi Muhammad selalu ditegakkan dengan kekerasan pedang.
Sebelumnya, Fahmi Salim Wakil Sekjend Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) mengatakan bahwa buku ini sangat melukai perasaan umat Islam sebagai mayoritas penduduk di Indonesia.

Douglas James Wilson, lahir 18 Juni 1953 adalah seorang pendeta dan pastur di Gereja Kristus di Moskow, ID dan seorang  dosen teologi di New Saint Andrews College.*

Rep: Thufail Al Ghifari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

BEM IAIN Kurang Dukung Larangan Berbaju Ketat

BEM IAIN Kurang Dukung Larangan Berbaju Ketat

Banjir Jabodetabek-Lebak: Korban Meninggal 67 Orang, 1 Hilang

Banjir Jabodetabek-Lebak: Korban Meninggal 67 Orang, 1 Hilang

Masjid At Tijaroh Raih Dakta Award

Masjid At Tijaroh Raih Dakta Award

Polisi Proses Hukum Denny Siregar yang diduga Hina Aceh

Polisi Proses Hukum Denny Siregar yang diduga Hina Aceh

BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,0 Dinyatakan Berakhir

BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,0 Dinyatakan Berakhir

Baca Juga

Berita Lainnya