Jum'at, 22 Oktober 2021 / 15 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Pelajar Muhammadiyah Siapkan Film “Nilai Tanpa Angka”

IPM berusaha menciptakan kembali nilai-nilai kejujuran dalam dunia pendidikan yang telah memudar
Bagikan:

Hidayatullah.com–Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) untuk pertama kalinnya melakukan pembuatan film yang berjudul “NILAI TANPA ANGKA” . Film yang mengangkat tema pendidikan ini adalah sebuah upaya pergerakan mengembalikannya nilai-nilai dalam dunia pendidikan yang telah terlupakan.
Kabar ini disampaikan Ari Nurrohman, Ketua Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah,  Senin (04/06/2012) sebagaimana dikutip di laman resmi Muhamadiyah.

Ari menambahkan, film yang merupakan potret seorang pelajar merupakan penggambaran keinginan untuk kembali menanamkan nilai-nilai kejujuran.

“Memang di tengah-tengah perkembangan zaman dapat dirasakan bahwasannya bangsa ini sedang mengalami kemiskinan terhadap nilai-nilai kejujuran,” ungkap Ari.

Ari mencontohkan, kasus mencontek saat ini telah menjadi budaya yang mendarah daging dalam dunia pendidikan. Dengan dibuatnya film ini munurut Ari, IPM berusaha menciptakan kembali nilai-nilai kejujuran dalam dunia pendidikan yang telah memudar.

“Dengan adanya dukungan dari kalangan Muhammadiyah, diharapkan film ini akan menembus dunia perfilman nasional,” urainya.

Ari mengungkapkan saat ini Film Nilai Tanpa Angka saat ini masih dalam tahap penggalian dana, tetapi untuk hal lainnya seperti casting, naskah cerita, dan penentuan lokasi pengambilan gambar, sudah mulai dilakukan.

“Untuk itu kami juga membutuhkan bantuan dari semua pihak demi terwujudnya Film yang syarat nilai pendidikan ini,” jelasnya. Dukungan tersebut menurut Ari, juga bisa diberikan dalam bentuk mengirimkan sms dukungan.

Biaya produksi film ini sendiri menurut ketua PP IPM yang membidangi seni buada ini, akan diperoleh dari intern Muhammadiyah.

“Sebab ini merupakan gebrakan pertama dari IPM untuk menciptakan dan mengembalikan nilai-nilai pendidikan yang selama ini hanya diukur berdasarkan tolak ukur angka saja,” jelas Ari.

Ari berharap tolak ukur filmnya nanti, tidak hanya berdasarkan nilai produksi semata, melainkan nilai pendidikan yang akan disampaikan.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Menjalankan Syariat, Malah Dicopot dari Jabatan

Menjalankan Syariat, Malah Dicopot dari Jabatan

Tripsin Babi Masih Digunakan dalam Pembuatan Vaksin

Tripsin Babi Masih Digunakan dalam Pembuatan Vaksin

Politisi NasDem Gembong Narkoba Dinilai Layak Dihukum Mati

Politisi NasDem Gembong Narkoba Dinilai Layak Dihukum Mati

Da’i jangan Campurkan Urusan Pribadi dan Urusan Dakwah

Da’i jangan Campurkan Urusan Pribadi dan Urusan Dakwah

Gubernur Awang Faroek: Pembangunan Harus Diawali Penataan Moral

Gubernur Awang Faroek: Pembangunan Harus Diawali Penataan Moral

Baca Juga

Berita Lainnya