Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

LPOI Dibentuk untuk Menanggulangi Ormas Radikal

Aqiel mengatakan, ormas ini dibentuk untuk antisipasi ormas radikal
Bagikan:

Hidayatullah.com–13 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) berbasis massa Islam secara resmi mengukuhkan berdirinya Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI).

Ke-13 ormas yang tergabung dalam LPOI itu ialah, Nahdlatul Ulama, Persis, Al Irsyad Al Islamiyah, Al Ittihadiyah, Mathlaul Anwar, Arrabithah Al Alawiyah, Al Wasliyah, Adz Dzikra, Syarikat Islam Indonesia, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Ikatan Dakwah Indonesia (IKADI), PERTI, Dewan Dakwah Islamiyah.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj sebagai ketuanya.

Menurut Aqiel Siradj, lembaga ini dibentuk sebagai antisipasi terhadap ormas-ormas yang dianggap radikal dan untuk melawan kekuatan yang ingin merongrong NKRI.

“Lembaga ini dibentuk untuk memperkuat NKRI, mencapai Islam yang rahmatan lil alamain. Lembaga ini juga menolak segala kekerasan dengan alasan apapun. Saya tidak mengatakan pada ormas tertentu,”  ucap Ketua Umum LPOI KH Said Aqil Siroj dalam sambutannya saat pengukuhan LKOI di Kantor PBNU, Jl. Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Jumat (01/06/2012).

Dalam LKOI ini Ormas Muhammadiyah tidak tergabung. Saat disinggung mengenai hal itu, KH Said Aqil Siroj mengaku tidka tahu-menahu. “Seharusnya kalian (wartawan) yang bertanya kepada mereka,” imbuhnya.

Pembentukan lembaga ini, tambah Said, di dasari atas keimanan atau ukuwah islamiyah dan kebangsaan atau wathaniyah.

“Keduanya harus berjalan selaras. Kalau salah satunya saja yang dilakukan bisa terbentuk Islam radikal atau islam yang sekuler,” imbuh Said.

Saat disinggung apakah ini untuk membuat tandingan organisasi yang pro syariah, Said enggan berkomentar banyak. Dirinya hanya mengatakan, ”Lembaga ini bukan untuk menandingi siapa-siapa, hanya untuk menjaga keutuhan NKRI dan mencegah kekerasan atas nama agama,” pungkasnya.

Bertemu presiden

Sementara itu, situs resni NU, mengatakan, ormas-ormas ini bertemu Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj untuk merencanakan pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pada tanggal 7 Juni 2011, utusan ormas tersebut bertemu Presiden di Istana. Pada tanggal 5 Agustus 2011, terbentuk tim berjumlah sembilan orang untuk membahas nama, logo, visi dan misi serta alamat sementara.

Pada tanggal 21 Oktober 2011 dideklarasikan berdirinya Lembaga Persahabatan Ormas Islam Indonesia, susunan pengurus, logo dan visi, misi, serta alamat kantor.*/Niesky

Rep: Niesky Abdullah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Program Hafal Al Quran untuk PNS Rokan Hulu Terus Dilakukan

Program Hafal Al Quran untuk PNS Rokan Hulu Terus Dilakukan

Negara Telah Dikelola dengan Tidak Benar

Negara Telah Dikelola dengan Tidak Benar

Anggota Banser yang Sulut Kemarahan Berakhir Minta Maaf

Anggota Banser yang Sulut Kemarahan Berakhir Minta Maaf

Menag Sebut Keamanan Ulama Juga Tanggung Jawab Panitia dan Jamaah

Menag Sebut Keamanan Ulama Juga Tanggung Jawab Panitia dan Jamaah

Dubes Saudi Punya Cerita Dengan Ali Abdullah Saleh

Dubes Saudi Punya Cerita Dengan Ali Abdullah Saleh

Baca Juga

Berita Lainnya