Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

MIUMI Minta Umat Islam Juga Diberi Izin Kebebasan Berekspresi

Sekjen MIUMI Bachtiar Nasir
Bagikan:

Hidayatullah – Meskipun pihak Polda Metro Jaya merekomendasikan agar izin konser Lady Gaga tidak dikeluarkan karena penolakan yang keras dari umat Islam, sampai hari ini, pihak Mabes Polri masih belum memberikan kejelasan mengenai pelarangan terhadap izin konser Lady Gaga.

Sementara itu dari Front Pembela Islam (FPI) melalui ketua Dewan Pimpinan Wilayah FPI Bekasi Raya Murhali Barda menyatakan telah membeli 150 tiket konser Lady Gaga untuk mengantisipasi jika konser ini terjadi maka FPI akan mengambil langkah menghentikan konser secara langsung dari dalam konser pada hari H.

Menurut Bachtiar Nasir Lc, Sekjend Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia (MIUMI) sikap FPI ini tidak bisa disalahkan karena terpancing dari provokasi anarkis yang dimulai dari pihak promotor.

“Mereka ini berkedok hak asasi manusia atas nama kebebasan berekspresi, maka izinkan kami sebagai umat Islam untuk melakukan kebebasan berekspresi dengan Nahi Munkar. Jadi kalau mereka memaksakan itu akan kembali kepada mereka,” jelasnya.

Menurut ulama muda ini, mendesak umat Islam harus mempidanakan pihak promotor karena terus memperjuangkan konser Lady Gaga dan meremehkan aspirasi umat Islam yang menolak kehadiran Lady Gaga.

“Terutama pelanggar terberatnya, yang harus diincar oleh umat Islam adalah promotor Big Daddy-nya ini, dialah biang keroknya, dialah penyebab ini semua,” jelasnya pada hidayatullah.com saat dihubungi seusai kegiatan “Dzikir, Doa dan Tausyiah Menolak Sihir Setan Gaga” pada hari Kamis (24/05/2012) di gedung Al Qur’an Learning (AQL) Jl Tebet Raya 11 no 40.

Sebelumnya,  Mustofa B.Nahrawardaya  aktivis muda Muhammadiyah yang juga Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) mengatakan bahwa pihak promotor telah melakukan kebohongan publik dengan mengatakan izin menjual tiket padahal belum dari pihak Polisi.

“Kita lihat promotor ini memiliki pengakuan yang  plin-plan, mereka tidak memiliki kejujuran. Makanya saya curiga promotor ini telah berkali – kali melakukan hal yang sama meskipun dengan bendera yang berbeda,” jelas Mustofa.

Sebelumnya, Kabid Humas Mabes Polri Irjen Saud Usman Nasution juga telah menjelaskan bahwa pihak promotor Bid Daddy memiliki banyak masalah administrasi, selain izin penjualan tiket yang tidak ada. Bid Daddy juga belum memenuhi perizinan keramaian, keimigrasian hingga pariwisata.

Sementara pengelola Gelora Bung Karno sendiri menyatakan bahwa pihaknya belum menerima pengajuan tertulis permintaan izin penggunaan gedung untuk konser Lady Gaga, bahkan belum menerima biaya booking fee atas sewa tempat gedung terkait konser Lady Gaga.*

Rep: Thufail Al Ghifari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Hidayatullah Kirim 20 Tenaga Medis

Hidayatullah Kirim 20 Tenaga Medis

Ketua MUI Jabar Buka Muswil PW Hidayatullah Jawa Barat 2015

Ketua MUI Jabar Buka Muswil PW Hidayatullah Jawa Barat 2015

Ikatan Ulama-Da’i ASEAN Desak Selandia Baru Jamin Keamanan Muslim

Ikatan Ulama-Da’i ASEAN Desak Selandia Baru Jamin Keamanan Muslim

FUI: Umat Islam Perlu Pantau Sepak Terjang Ahok

FUI: Umat Islam Perlu Pantau Sepak Terjang Ahok

ppkm pemerintah

Dinilai Berjalan Baik, Pemerintah Putuskan Perpanjang PPKM Hingga 08 Maret

Baca Juga

Berita Lainnya