Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

IPHI Dukung Terbentuknya Badan Khusus Haji

Bagikan:

Hidayatullah.com–Rapat Kerja Nasional Ke-10 Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di Kota Solo, Jawa Tengah, 9-10 April 2012, telah merumuskan sembilan keputusan bersama.

“Rakernas yang diikuti 400 peserta IPHI dari berbagai daerah di Indonesia itu, telah merumuskan beberapa keputusan program 2012 menyangkut tiga kegiatan utama, yakni revitalisasi bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan sesuai kemampuan masing–masing,” kata Ketua Umum IPHI H. Kurdi Mustofa, di sela penutupan Rakernas Ke-10 IPHI di Solo, Selasa (10/04/2012).

Menurut dia, sembilan keputusan tersebut akan direkomendasikan kepada pemerintah, di antaranya menyangkut penyelenggaraan ibadah haji berkualitas sebagaimana diamanatkan oleh Presiden selaku Pembimbing Haji Indonesia.

“IPHI mengapresiasi Undang Undang no.13 Tahun 2008, tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji sebagai Program Legislasi Nasional,” katanya.

Selain itu, IPHI mendukung terbentuknya badan khusus haji yang merupakan lembaga pemerintah non-kementerian di bawah dan tanggung jawab Presiden untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan pelayanan ibadah haji.

IPHI juga mendukung peningkatan peran unsur masyarakat dalam penyelenggaraan ibadah haji, mendorong moratorium pendaftaran haji untuk ditata kembali sebagai solusi terhadap “waiting list” yang semakin panjang.

IPHI menyerukan agar dana abadi umat diserahkan kepada wakaf Indonesia sebagai dana wakaf untuk diproduktifkan bagi kepentingan umat, sebagaimana fatwa MUI Pusat hasil Ijtima Ulama Komisi fatwa se-Indonesia II Tahun 2009.

Rakernas juga merumuskan bahwa IPHI mengajak seluruh jamaah haji, umat Islam, dan para kepala daerah provinsi, kota dan kabupaten untuk mewakafkan uang tunai bagi suksesnya rencana pembangunan Grand Wakaf Menara Haji di Jakarta.

IPHI, kata dia, mendorong pentingnya kesadaran berwakaf di kalangan umat Islam sebagai gerakan sadar wakaf nasional, bertekad meningkatkan kerja sama strategis dengan lembaga pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan program unggulan agar makin kontributif bagi kemaslahatan umat Islam dan Bangsa Indonesia.

“Pada Rakernas IPHI juga mendorong sepenuhnya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu,” katanya, dimuat Antara.

Kegiatan Rakernas ke-11 tahun depan, kata dia, ada tiga wilayah mengajukan sebagai tuan rumah, yakni Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Tetapi, ketiganya secara resmi belum mengajukan resmi ke pusat siap sebagai tuan rumah Rakernas. *

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Gempa 6,9 SR di Sulteng Berpotensi Tsunami, Warga Panik

Gempa 6,9 SR di Sulteng Berpotensi Tsunami, Warga Panik

Korea Ingin Dirikan LPH dan Lab Halal di Indonesia

Korea Ingin Dirikan LPH dan Lab Halal di Indonesia

Soal Rohingya, Din: Pinjamkan Pulau Untuk Tinggal Sementara

Soal Rohingya, Din: Pinjamkan Pulau Untuk Tinggal Sementara

Innalillah, Sutradara Film Religi Chaerul Umam Meninggal Dunia

Innalillah, Sutradara Film Religi Chaerul Umam Meninggal Dunia

Sekjen Kemenag: Pendaftaran Haji Tetap Terus Dibuka

Sekjen Kemenag: Pendaftaran Haji Tetap Terus Dibuka

Baca Juga

Berita Lainnya