Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Pelaku Perdagangan Orang Cari Mangsa Lewat Media Sosial

Bagikan:

Hidayatullah.com–Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menduga pelaku jaringan perdagangan orang mulai menggunakan media sosial untuk menjaring korban.

“Kami menduga pelaku perdagangan orang mencari korban baru melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, dan lain sebagainya,” kata Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sri Danti, di Jakarta, Senin (09/04/2012).

Oleh karena itu dia menyarankan pemangku kepentingan terkait dan para orang tua mulai mengawasi aktivitas anak-anak di jejaring media sosial agar jangan sampai ada yang terjerat bujuk rayu atau iming-iming pelaku perdagangan orang melalui media sosial.

Kementerian dan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang pun, katanya, sebagaimana dimuat  Antara, memantau media sosial untuk mendeteksi kemungkinan adanya jaringan perdagangan orang yang memanfaatkan media sosial untuk mencari korban.

Menurut data Badan Reserse Kriminal Polri, sepanjang tahun 2009-2011 polisi menemukan 373 kasus perdagangan orang dengan korban 440 orang dewasa dan 192 orang anak, serta menangkap 450 orang pelaku.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Terkait Jalan Tol, Ruilslag Tanah Wakaf Tak Boleh Bertentangan dengan Syariah

Terkait Jalan Tol, Ruilslag Tanah Wakaf Tak Boleh Bertentangan dengan Syariah

100-an Warga Suku Wana Masuk Islam di Morowali Utara

100-an Warga Suku Wana Masuk Islam di Morowali Utara

Dosen Hukum: Mediasi Penal Bisa Jadi Solusi Penyelesaian Kasus Kriminalisasi Dai

Dosen Hukum: Mediasi Penal Bisa Jadi Solusi Penyelesaian Kasus Kriminalisasi Dai

Rhoma Irama Menangis, Sampaikan Isi Quran Dianggap SARA

Rhoma Irama Menangis, Sampaikan Isi Quran Dianggap SARA

Kericuhan Warnai Penyegelan Masjid Ahmadiyah

Kericuhan Warnai Penyegelan Masjid Ahmadiyah

Baca Juga

Berita Lainnya