Ahad, 28 November 2021 / 23 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Ketimbang Sukuk, Dana Haji Lebih Baik Diivestasikan untuk BUMN

Bagikan:

Hidayatullah.com–Tindakan Kementerian Agama (Kemenag) menarik Rp. 12 triliun dana haji untuk dimasukkan ke sukuk pada akhir Feburari lalu dengan alasan untuk menyelamatkan dana haji dana dan akan diivestasikan untuk usaha-usaha yang strategis dinilai cukup menenangkan. 

Pernyataan ini disampaikan pengamat ekonomi syariah Muhaimin Iqbal.

“Dengan ditaruh di sukuk dana itu relatif aman dari riba, dan uang dana itu tidak turun nilainya,” kata Iqbal kepada hidayatullah.com.

Namun, kata Iqbal, dana sebesar itu harusnya bisa dioptimalkan manfaatnya jika diinvestasikan pada usaha-usaha strategis, seperti perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Usaha-usaha yang potensial dan urgen katanya, adalah sektor pangan dan sumber daya alam.

“Bisa juga investasi di Garuda Indonesia yang berkaitan erat dengan perjalan haji,” katanya.

Menurut Iqbal, Kemenag seharusnya bisa memperkirakan berapa biaya haji setiap tahunnya. Dengan itu, bisa disisihkan dana yang untuk penyelenggaraan haji yang sedang berjalan di suatu tahun, dan sisanya diinvestasikan.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

DPD Dorong Pemerintah-DPR Rampungkan RUU Ekonomi Kreatif

DPD Dorong Pemerintah-DPR Rampungkan RUU Ekonomi Kreatif

KPK tetapkan Suryadharma Ali tersangka Dugaan Korupsi Kasus haji

KPK tetapkan Suryadharma Ali tersangka Dugaan Korupsi Kasus haji

Bantu Rohingya, FPI Sudah Kirim Relawan ke Perbatasan Myanmar-Bangladesh

Bantu Rohingya, FPI Sudah Kirim Relawan ke Perbatasan Myanmar-Bangladesh

PKS: Tindakan Represif Aparat kepada Demonstran Penolak UU Ciptaker Melanggar HAM

PKS: Tindakan Represif Aparat kepada Demonstran Penolak UU Ciptaker Melanggar HAM

Muhammadiyah: Pidato Megawati  Ahistoris dan Berbahaya bagi NKRI

Muhammadiyah: Pidato Megawati Ahistoris dan Berbahaya bagi NKRI

Baca Juga

Berita Lainnya