Rabu, 8 Desember 2021 / 3 Jumadil Awwal 1443 H

Nasional

Malaysia Berniat Ikut Muslim World Biz

Bagikan:

Hidayatullah.com–Malaysia menyatakan akan berpartisipasi dan meramaikan penyelenggaraan pameran “Muslim World Biz” di Jakarta, yang rencananya diadakan di Jakarta Convention Center pada September mendatang.

“Malaysia akan datang dengan jumlah peserta cukup besar. Mereka sudah memesan 120 booth (ruang pamer) untuk acara ini,” kata Atase Perdagangan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Ani Mulyati di Kuala Lumpur, Kamis (05/04/2012).

Selain Malaysia, kata Ani, sudah banyak peserta dari sejumlah negara di Asean, Asia ataupun Timur Tengah yang menyatakan siap ambil bagian dalam pameran Muslim World Biz (MWB) tersebut.

“Kami berharap jumlah pesertanya banyak dan mengisi booth yang telah disiapkan oleh panitia penyelenggara,” katanya, dengan menyebutkan panitia akan menyiapkan sebanyak 600 booth.

Rencananya, kata Ani, pada 20 April ini pihak penyelenggara akan melakukan peluncuran pameran tersebut di satu hotel berbintang di Jakarta.

Pelaksana dari pameran ini Kadin DKI Jakarta yang pada tahun lalu telah menandatangani nota kesepahaman terkait penyelenggaraan pameran ini. Sebelumnya pameran dilaksanakan di Kuala Lumpur, Malaysia.

Sementara itu, 40 pengusaha Indonesia saat ini sedang mengikuti pameran produk halal (Mihas 2012) yang berlangsung sejak 4 April hingga 7 April 2012 di Kuala Lumpur.

Kehadiran aneka produk halal Indonesia dalam pameran Mihas ini mendapatkan sambutan cukup bagus dari para pengunjung, termasuk dari importir produk makanan dan minuman halal sejumlah negara yang turut menghadiri pameran tersebut.

Semisal aneka produk kecantikan dan perawatan tubuh (spa) yang diproduksi oleh pengusaha asal Jakarta, telah mendapatkan permintaan dari pembeli asal Malaysia.

Lalu untuk produk madu, juga ada permintaan dari Timur Tengah. Sedangkan produk kripik pisang buatan Indonesia, diminati importir dari Filipina.

Pada pameran produk makanan halal ini, kata Ani, terdapat sejumlah perusahaan yang menawarkan kopi luwak yang sebelumnya mendapat tentangan dari pihak Malaysia.

“Kepada mereka saya tunjukkan artikel yang menjelaskan bahwa kopi luwak sudah bisa masuk di negara ini. Akhirnya, sejumlah pengusaha kopi ikut dalam pameran ini,” ungkap dia, sebagaimana dimuat Antara.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

MUI Tegaskan, Pemerintah Perlu Ciptakan Ekonomi Berkeadilan

MUI Tegaskan, Pemerintah Perlu Ciptakan Ekonomi Berkeadilan

Hidayatullah Minta Rencana Pendaftaran Muballigh Dibatalkan

Hidayatullah Minta Rencana Pendaftaran Muballigh Dibatalkan

Mendidik Karena Panggilan Keimanan, Lahirkan Generasi Militan

Mendidik Karena Panggilan Keimanan, Lahirkan Generasi Militan

Doa Tahlil Laskar FPI

Pakar Hukum Pidana: Adanya Bekas Penyiksaan di Tubuh Korban Laskar FPI jadi Petunjuk Terjadinya Kejahatan HAM Berat

Unik, Wisuda Sekolah Ala Drive Thru di Tengah Pandemi

Unik, Wisuda Sekolah Ala Drive Thru di Tengah Pandemi

Baca Juga

Berita Lainnya