Sabtu, 16 Oktober 2021 / 9 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Kenaikan ONH Diperkirakan Rp 4 Juta

Bagikan:

Hidayatullah.com–Ongkos biaya haji tahun 2012 bisa turun Rp1 juta dari yang diusulkan Kementerian Agama, kata Ketua Kelompok Kerja Fraksi Komisi VIII, Muhammad Baqhowi.

Dalam proposal Kementerian Agama yang disampaikan ke Komisi VIII DPR, ada penambahan Ongkos Naik Haji (ONH) 2012 hingga Rp 5 juta.

Penambahan itu karena bertambahnya biaya aftur (minyak pesawat) dan bertambahnya biaya pemondokan di Mekkah. “Kemenag melalui proposalnya mengusulan biaya ONH 3.900 dolar AS. Sebelumnya 3.300 dolar, naik 600 dolar, atau naik Rp 5 juta yang harus dibayar oleh jemaah,” kata Muhammad Baqhowi di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (03/04/2012).

Baqhowi menilai, biaya ONH tahun ini bisa tidak naik. Bahkan, kata dia, biaya ONH bisa turun Rp 1 juta. “Adanya dana APBN Rp1,1 triliun, ditambah dana optimalisasi (bunga setoran awal) tahun ini Rp1,88 triliun, sisa optimalisasi Rp2 00 miliar, dan sisa dana operasional tahun lalu, bisa menutupi kenaikan pemondokan dan biaya penerbangan.”

Selain itu, tambahnya, Kemenag juga sudah membayar uang muka pemondokan sekitar Rp 800 miliar agar mendapat biaya pemondokan lebih murah.

“Artinya, ONH tahun ini bisa turun, sebab ada dana optimalisasi dan tidak akan habis. Hitung-hitungan saya, masih ada sisa sekitar Rp 200 miliar,” katanya, dimuat Antara.

Mengenai biaya pesawat, ia berharap, ada kebesaran hati dari pihak Garuda. “Kalaupun menaikkan, jangan menaikkan pelayanan atau dari sisi lain, cukuplah dari aftur saja,” paparnya.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Dzikir Anti-korupsi Majelis Az Zikra

Dzikir Anti-korupsi Majelis Az Zikra

Pemerintah Sebut 128 Warga NTB Terkena Malaria

Pemerintah Sebut 128 Warga NTB Terkena Malaria

Pakar Hukum: RUU Cipta Kerja Harus Dicermati karena Terkait Akidah

Pakar Hukum: RUU Cipta Kerja Harus Dicermati karena Terkait Akidah

Soal “Masjid Terpapar Radikalisme”, Dr Henri: Tak Semua Penelitian Menjelaskan Fakta

Soal “Masjid Terpapar Radikalisme”, Dr Henri: Tak Semua Penelitian Menjelaskan Fakta

Hadapi Ramadhan, MUI Anjurkan Kaum Muslimin Tidak Boros dan Konsumtif

Hadapi Ramadhan, MUI Anjurkan Kaum Muslimin Tidak Boros dan Konsumtif

Baca Juga

Berita Lainnya