Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Reformata Tuding Poligami Aa Gym Kacau

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pernikahan kembali (rujuk) dai KH. Abdullah Gymnastiar atau biasa disapa Aa Gym dengan istrinya Ninih Muthmainah atau Teh Ninih, dituding kalangan Kristen sebagai tindakan kacau.

Disebut juga tindakan poligami Aa Gym yang disyariatkan dalam Islam ini sebagai tindakan kacau dan kehilangan arah.

Sebuah media Kristen, Reformata edisi online menurunkan berita tertanggal 16 Maret 2012, ditulis Lidya Wattimena berjudul “Ketika Rohaniawan Tidak Menjadi Teladan“. Dalam berita itu lebih banyak prasangka.

Seorang komentator rupanya membela Aa Gym. Ia menanyakan,  kenapa kalangan Kristen begitu sewot dengan pernikahan kembali dai kondang itu, sementara mereka lupa dengan tindak percabulan dalam kekristenan sendiri.  Pernyatseseorang bernama Hanz Haniff dalam berita itu.

“Jangan men-judge prinsip seseorang, itu hak dia. Lantas bagaimana dengan kasus pelecehan seksual yang melibatkan biarawan dan biarawati di Vatikan? apakah Reformata.com menayangkan berita itu? Saya rasa tidak. Karena Reformata.com adalah media Kristen yang Anti-Islam. Saya sudah banyak membaca berita di situs ini, dan mayoritas adalah menyudutkan Islam,” kata Hanz Haniff dalam tanggapannya.

“Jadilah media yang objektif. Memberitakan semua yang telah terjadi. Saya tantang Reformata.com untuk mempublikasikan berita tentang pelecehan seksual di Vatikan yang melibatkan Paus dan biarawan-biarawati,” lanjut dia.

Komentator lain, Muhammad Ali Muddin Mulia, mengatakan bahwa, “menikah adalah hal yang halal bagi agama kami (Islam, red).”

“Begitu juga dengan poligami adalah halal bagi agama kami, lebih baik kami berpoligami dari pada selingkuh,” ujarnya melanjutkan.

“Saya sangat respek terhadap sikap yang diambil oleh Aa Gym, tidak ada yang salah dengan apa yang dilakukannya. Masalah cerai dan rujuk kembali bagi agama kami bukanlah suatu perbuatan dosa,” tukas Ali Muddin yang berkomentar melalui akun Facebook-nya itu.

“Alangkah lebih baik dan lebih indah kalau teman-teman yang bekerja di Reformata.com ini lebih bijak dalam menyajikan berita bagi khalayak,” pintanya kemudian.

Seperti diketahui, dalam berita Tabloid Reformata edisi online  yang ditulis Lidya Wattimena, mengulas pernikahan kembali  dai kondang Aa Gym Teh Ninih pada 13 Maret 2012 lalu, disebut sebagai tindakan kacau.

“Istri kedua Aa Gym sepertinya tanpa cemburu mentolerir sikap Aa Gym dalam membagi waktu untuk dirinya dan istri pertama,” tulisnya.

Bahkan berita ini dengan sangat yakin menilai bahwa apa yang telah dilakukan Aa Gym merupakan kesalahan yang sengaja dilakukan, namun mengatasnamakan takdir Allah.

“Apa yang terjadi jika semua orang mengatasnamakan takdir Allah untuk semua kesalahan yang sengaja dilakukan? Aa Gym melakukan kesalahan namun diyakini untuk menjadi lebih baik/bersih,” tulisnya lagi.

Lebih lanjut Reformata menukas bahwa istri kedua Aa Gym, Teh Rini, hanya sok pengertian dengan meyakinkan Aa Gym.

“Jika awalnya Teh Ninih menolak dimadu, kini bukan masalah untuknya. Istri kedua pun, sok penuh pengertian dengan meyakinkan sikap Aa Gym yang dapat membagi kasih seimbang untuk 2 istri. Aa Gym berharap rumah tangganya berjalan baik dengan dua istri”.

“Apa jadinya seorang pembimbing umat yang mengajarkan kebenaran namun kini semakin jauh dari kebenaran? Apa jadinya umat yang terus melihat rohaniawan sebagai orang benar untuk patut dicontohi namun kini kacau kehilangan arah? Semakin pudarkah kepercayaan itu?,” tandas situs tersebut.*

Rep: Ainuddin Chalik
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Kantin Uhamka Bersertifikat Halal LPPOM MUI

Kantin Uhamka Bersertifikat Halal LPPOM MUI

Ketua GeNAM Dukung AKBP Albert Razia Miras

Ketua GeNAM Dukung AKBP Albert Razia Miras

Pemkab Bangka Berantas Buta Aksara Al-Quran

Pemkab Bangka Berantas Buta Aksara Al-Quran

Indonesia Dinilai Perlu Tunjukkan Islam Wasathiyah kepada Dunia

Indonesia Dinilai Perlu Tunjukkan Islam Wasathiyah kepada Dunia

Indonesia Gelar Konferensi Asia Timur untuk Bantu Palestina

Indonesia Gelar Konferensi Asia Timur untuk Bantu Palestina

Baca Juga

Berita Lainnya